Liga Champions
Juventus vs Real Madrid: Perang Trio BBC
Mereka juga sempat menyiksa trisula MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar) milik Barcelona hingga tak mampu mencetak satu gol pun
BANGKAPOS.COM-- TAK hanya Real Madrid saja yang memiliki trio BBC. Juventus juga memiliki trio dengan akronim yang sama. Bedanya, trio BBC Bianconeri ada di lini pertahanan.
Jika trio BBC di Real Madrid merupakan singkatan dari Bale-Benzema-Cristiano, maka trio BBC di Juventus adalah singkatan nama penggawa lini pertahanan mereka. Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, dan Giorgio Chiellini.
Di banding trio BBC di Madrid yang baru dibangun pada tahun 2013, trio BBC Juventus justru sudah ada sejak 2011.
Antonio Conte (kini pelatih Chelsea) yang memiliki andil besar menyatukan tiga pemain belakangan ini.
Jika trio BBC di Madrid disebut sebagai salah satu trisula penyerang tertajam di dunia, maka trio BBC Juventus tak diragukan lagi adalah barisan pertahanan terbaik di muka bumi saat ini.
Ditambah Gianluigi Buffon di bawah mistar gawang, lini pertahanan Si Nyonya Tua bagaikan tembok kokoh yang sulit diterobos lawan.
"Tak diragukan lagi, pertahanan Juventus dan juga pertahanan Italia, ditambah Buffon adalah yang terbaik di dunia," kata pelatih Juventus, Massimiliano Allegri.
"Mereka selalu melakukan tugas dengan baik. Mereka menunjukkan bahwa mereka dalam kondisi terbaik dan menghasilkan penampilan terbaik," Allegri menambahkan.
Pujian Allegri mengenai ketangguhan trio BBC Juventus itu tidak asal bicara. Terbukti 'si Nyonya Tua' hanya kebobolan 30 gol dalam dalam 50 pertandingan sepanjang musim 2016/17.
Mereka juga sempat menyiksa trisula MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar) milik Barcelona hingga tak mampu mencetak satu gol pun pada babak perempatfinal Liga Champions 2016/17.
Di Liga Champions sendiri, Juventus tercatat sebagai pemilik pertahanan terkuat musim ini. Dari 12 penampilan, gawang Buffon hanya kebobolan tiga kali.
Buffon sendiri menyebut pertahanan Juventus yang solid itu tidak datang dari kehebatan para pemain bertahan saja.
Bagi kapten berusia 39 tahun itu, semua pemain Juventus, termasuk para gelandang dan penyerang, juga layak mendapat pujian selangit.
"Seni bertahan memang tidak banyak diapresiasi orang. Juventus tidak pernah menerapkan catenaccio, termasuk ketika menghadapi Barcelona. Kami memainkan permainan kami sendiri. Ketika waktunya bertahan kami bertahan, begitu ada momen yang pas, ya, kami menyerang," kata Buffon dalam wawancara dengan situs resmi UEFA.
Namun demikian, setangguh-tangguhnya pertahanan Juventus, sudah pasti ada kelemahan. Itu pula yang diyakini Cristiano Ronaldo jelang final Liga Champions 2016/17 di Stadion Millenium, Cardiff, Minggu (4/5) dinihari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/juventus_20170518_051427.jpg)