Apapun Bentuk Tambang Laut di Belitong Harus Dicegah, Untuk Menjaga Kelestarian Laut

Aksi Damai Menolak Tambang Laut Di Pulau Belitong ini berlangsung di kawasan wisata Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang

Apapun Bentuk Tambang Laut di Belitong Harus Dicegah, Untuk Menjaga Kelestarian Laut
POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN
Warga berfoto bersama di belakang Ruslan yang membacakan pernyataan sikap nelayan pada aksi Aksi Damai Menolak Tambang Laut di Pulau Belitung, kawasan Pantai Nyiur Melambai, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Minggu (4/6/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawna

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Puluhan warga dari berbagai kalangan yang tergabung dalam Forum Rakyat Tolak Tambang Laut (Forttal) di Belitung Timur (Beltim) menggelar aksi damai.

Aksi Damai Menolak Tambang Laut Di Pulau Belitong ini berlangsung di kawasan wisata Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Manggar, Belitung Timur, Minggu (4/6/2017) sore.

Pada aksi ini, warga nelayan juga membubuhkan tandatangan kain putih sekitar 20 meter.

Selain nelayan, tampak beberapa pengunjung yang datang ke Pantai Nyiur Melambai juga ikut membubuhkan tanda tangannya.

Sejumlah spanduk bernada penolakan dipasang.

Aksi yang dibuka dengan doa bersama ini juga akan menampilkan deklamasi puisi, stand up commedy, hingga atraksi beripat.

Ruslan, perwakilan nelayan pada aksi ini menyampaikan orasi dan pernyataan sikap penolakan nelayan terhadap tambang laut.

Dia juga mendesakkan kepala daerah untuk mengusir kapal isap yang ada di laut Beltim sebab tak ada perda zonasi.

Mereka juga meminta perairan Belitong dikeluarkan sebagai area penambangan pada raperda zonasi pulau-pulau kecil dan pesisir.

"Apapun bentuk tambang laut, harus dicegah dari sekarang agar laut kita tetap lestari," ujar Ruslan.(*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved