Disebut Belum Punya Amdal Rencana Tambang Laut di Beltim, Ini Tanggapan PT Timah

Belyadi mengatakan, pada pertemuan itu, Suranto mengatakan bahwa PT Timah belum memiliki Amdal untuk rencana penambangan laut mereka

Disebut Belum Punya Amdal Rencana Tambang Laut di Beltim,  Ini Tanggapan PT Timah
bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Warga berfoto bersama di belakang Ruslan yang membacakan pernyataan sikap nelayan pada aksi Aksi Damai Menolak Tambang Laut di Pulau Belitung, kawasan Pantai Nyiur Melambai, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Minggu (4/6/2017). 

Disebut Belum Punya Amdal, dan Ini Tanggapan PT Timah

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR-- Peserta Aksi Damai Menolak Tambang Laut di Pulau Belitong, Belyadi mengakui , soal penolakan tambang laut juga disampaikan kepada Wagub Babel Abdul Fatah pada acara buka bersama di Desa Lalang Jaya, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Sabtu (3/6/2017) lalu.

Saat itu warga diketahui menyampaikan aspirasi penolakan terhadap tambang laut.

Acara buka bersama itu juga dihadiri Kepala Distamben Provinsi Babel Suranto, Wakil Bupati Beltim Burhanudin (Aan), dan pihak-pihak terkait.

Belyadi mengatakan, pada pertemuan itu, Suranto mengatakan bahwa PT Timah belum memiliki Amdal untuk rencana penambangan laut mereka.

Meski belum dijawab Suranto, hal ini kemudian terkonfimasi oleh Sekretaris PT Timah Nur Adi yang disampaikan kepada Pos Belitung melalui Kepala Bidang Humas PT Timah Renny Hutagalung.

"Kata Pak Suranto, amdal itu sedang baru mau disusun. Mereka belum punya Amdal itu. Dan untuk ini harus melalui rekomendasi dari Bupati Beltim. Selama belum ada rekomendasi itu, mereka tak akan punya amdal... Kalau yang di Pering, itu saya tidak tanyakan," ujar Belyadi.

Sekretaris PT Timah Tbk, Nur Adi menyampaikan PT Timah selalu taat pada peraturan dan mengikuti proses sebagaimana ketentuan yang berlaku, termasuk soal Amdal dan Zonasi.

PT Timah, menurut dia, selalu berkomitmen untuk melakukan penambangan yang legal dan ramah lingkungan.

PT Timah disebut sudah siap melakukan proses Amdal dan zonasi kepada pihak-pihak terkait.

"Soal adanya yang setuju dan tidak setuju, hal itu wajar saja dalam sebuah negara demokrasi," ujar Kabid Humas PT Timah Tbk Renny Hutagalung kepada Pos Belitung, Minggu (4/6/2017). (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved