Pemangku Kepentingan Harus Dengar Aspirasi Penolakan Kapal Isap Belitung

Fezzi berujar, saat ini perlu solusi untuk mengakomodir aspirasi masyarakat yang tidak menginginkan adanya kapal isap

Pemangku Kepentingan Harus Dengar Aspirasi Penolakan Kapal Isap Belitung
POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN
warga berfoto bersama di belakang Ruslan yang membacakan pernyataan sikap nelayan pada aksi Aksi Damai Menolak Tambang Laut di Pulau Belitung, kawasan Pantai Nyiur Melambai, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Minggu (4/6/2017). 

Pemangku Kepentingan Harusnya Dengar Penolakan Kapal Isap

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM.COM, BELITUNG TIMUR - Moderator pada aksi damai tersebut, Fezzi Uktolseja mengatakan, Aksi Damai Tolak Tambang Laut di Pulau Belitung digelar untuk menunjukkan bahwa masyarakat tak menginginkan adanya tambang laut di Pulau Belitong

Fezzi mengaku bahwa pihaknya mendengar desas-desus bahwa sejumlah pihak sedang mengurus perizinan.

Menurut dia, seharusnya pemangku kepentingan mendengarkan aspirasi ini.

Sebab, biar bagaimanapun masyarakat terdampak menolak.

Fezzi berujar, saat ini perlu solusi untuk mengakomodir aspirasi masyarakat yang tidak menginginkan adanya kapal isap.

"Aksi masyarakat inilah yang bisa menolak tambang laut. Ini tekanan bagi bupati, DPRD, hingga gubernur bahwa masyarakat tidak ingin ada kapal isap. Seharusnya beliau-beliau itu memperhatikan ini," ujar Fezzi.

Forttal diketahui telah menyodorkan surat permohonan fasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) ke DPRD Beltim.

Fezzi mengatakan, pihaknya sedang menunggu jawaban fasilitasi tersebut. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved