BangkaPos/

Tingkatkan Jumlah Tenaga Profesional Pasar Modal, BEI Gelar Seleksi CMPDP

Di Bangka Belitung peserta yang mendaftar sebanyak 15 orang, tes sudah dilaksanakan, Sabtu (3/6), bertempat di Kantor BEI Pangkalpinang

Tingkatkan Jumlah Tenaga Profesional Pasar Modal, BEI Gelar Seleksi CMPDP
ist
Peserta CMPDP foto bersama pimpinan BEI Pangkalpinang dan media 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA--PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI kembali menyelenggarakan Capital Market Professional Development Program (CMPDP) 2017 secara nasional.

Di Bangka Belitung peserta yang mendaftar sebanyak 15 orang, tes sudah dilaksanakan, Sabtu (3/6), bertempat di Kantor BEI Pangkalpinang.

"CMPDP memiliki tujuan jangka menengah dan panjang dengan cara mempersiapkan talent-talent pasar modal yang akan menjawab tantangan di masa depan dan membantu menggerakan industri pasar modal Indonesia," ungkap Pimpinan BEI Pangkalpinang, Yosep Kaburuan.

Ia menjelaskan, proses seleksi, rekrutment dan pengembangan CMPDP dilakukan secara terpusat oleh The Indonesia Capital Market Intitute (TICMI).

Program CMPDP pertama kali diluncurkan dalam pembukaan Investor Summit and Capital Market Expo 2015 pada 9 November 2015 lalu.

"Program CMPDP tahun 2016 sukses menarik antusiasme para calon profesional pasar modal terbukti dengan diikutinya seleksi awal oleh lebih dari 4.200 calon peserta dari seluruh Indonesia dan bahkan dari luar negeri," ujarnya.

Pada tahun 2017 ini kata Yosep, jumlah pelamar CMPDP sekitar 4800 calon peserta. Setelah melalui proses seleksi administrasi, seleksi tertulis CMPDP dilaksanakan serentak di 27 kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Banda Aceh, Medan, Padang, Pangkalpinang, Batam, Riau, Bengkulu, Lampung, Palembang, Jambi, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Makassar, Ambon, Kendari, Manokwari, Jayapura dan Manado.

"Calon kandidat akan mengikuti proses test tertulis pada tanggal 3 dan 4 Juni 2017, dan bagi peserta yang lulus tes tertulis tersebut akan mengikuti serangkaian tes lainnya sampai dengan terpilihnya peserta terbaik yang akan mengikuti 12 bulan program pengembangan dan 6 bulan on the job training," ujar Yosep.

Lanjutnya lulusan CMPDP akan ditempatkan untuk bekerja di Self Regulatory Organization (SRO) atau afiliasinya.

“Dengan semakin banyaknya ketersediaan tenaga profesional di SRO, diharapkan dapat semakin menumbuhkembangkan industri pasar modal dalam beberapa tahun mendatang. Sehingga mimpi pasar modal Indonesia untuk menjadi yang paling besar di kawasan Asia Tenggara maupun Asia dapat terwujud di masa depan," ujarnya.

Sampai dengan saat ini jumlah tenaga profesional di industri pasar modal Indonesia yang memiliki kompetensi dan sesuai dengan kebutuhan bisnis pasar modal masih minim.

"Untuk itu penyiapan SDM yang memadai dan berkualitas sudah menjadi suatu program yang harus mendapatkan prioritas dari seluruh organisasi pelaku pasar modal Indonesia khususnya SRO yang memiliki fungsi sebagai regulator," ungkapnya.(*)

Penulis: khamelia
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help