BangkaPos/

Ini Reaksi Bank Sumsel Babel Terkait Rencana Hadirnya Bank BJB di Babel

Ia pun menampik bila dikatakan selama ini Bank Sumsel Babel kurang menaruh perhatian kepada UMKM

Ini Reaksi Bank Sumsel Babel Terkait Rencana Hadirnya Bank BJB di Babel
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
Pemimpin Bank Sumsel Babel Sadikin Syamsumin dan Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhammad Adil saat acara buka bersama dengan Panti Asuhan Aisyah di Kantor Bank Sumsel Babel

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhammad Adil merespon positif kehadiran Bank Jawa Barat (BJB) di Bangka Belitung pada masa pemerintahan Gubernur Provinsi Bangka Belitung 2017-2022 Erzaldi Rosman.

Menurutnya kehadiran bank baru di Bangka Belitung menjadi salah satu indikator pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung yang berhasil menarik investor.

"Tanggapan kita biasa aja, di Lampung Jambi juga ada BJB. Ini jadi motivasi kita agar meningkatkan daya saing berupa pelayanan customer, IT, sistem jaringan kantor dan rate (bunga bank) agar lebih up to date,"ujar Muhamad Adil saat ditemui Bangka Pos, Senin (5/6).

Ia pun menampik bila dikatakan selama ini Bank Sumsel Babel kurang menaruh perhatian kepada UMKM di Bangka Belitung.

Diakuinya selama satu tahun terakhir nilai yang telah tersalurkan untuk UMKM di Babel mencapai 120 miliar untuk berbagai bidang salah satunya perdagangan.

Hadir dalam tausiyah dan buka bersama dengan anak yatim Panti Asuhan Aisyah, kedatangan Direktur Utama Bank Sumsel di Pangkalpinang juga ditujukan untuk bertemu dengan Gubernur Provinsi Bangka Belitung.

"Kami menghadap Gubernur Bangka Belitung untuk mengembangkan lada yang akan ikut diinisiasi oleh Gubernur untuk memberikan kontribusi positif kepada petani," ujarnya

Ketertarikan Bank Sumsel Babel untuk membidik UKM di bidang pertanian seperti lada karena melihat prospek nilai jual lada yang tinggi di pasaran luar.

Pasalnya nilai jual lada per kilogram di pasar luar dapat mencapai Rp.250 ribu sedangkan di tingkat petani harga lada hanya dinilai Rp.70 ribu saja.

Halaman
12
Penulis: Dhina Sakti
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help