BangkaPos/

Crutchlow Marah Besar pada Pedrosa

Pebalap asal Inggris Cal Crutchlow tim LCR Honda, marah besar kepada rekan Dani Pedrosa karena membuatnya terjatuh ketika mengejar posisi ke-11

Crutchlow Marah Besar pada Pedrosa
Pedrosa dan Crutchlow yang tergelincir di lap terakhir GP Italia, Minggu (4/6/2017).(MotoGP) 

BANGKAPOS.COM - Pebalap asal Inggris Cal Crutchlow tim LCR Honda, marah besar kepada rekan Dani Pedrosa karena membuatnya terjatuh ketika mengejar posisi ke-11 di Mugello, pada lap terakhir.

Pada saat di tikungan, Pedrosa kehilangan bagian depan sepeda motornya dan tergelincir, di mana tepat dibelakangnya ada Crutchlow, yang kemudian terseret dan ikut terjatuh.

"Dia datang dari jauh dan saya tidak mendengarnya, dan kemudian tiba-tiba saya melihatnya ada di depan saya. Dari gerakan kacaunya dua pekan lalu yang mengecewakan (tidak membuat Crutchlow jatuh), dan akhirnya di sinilah berakhir dengan air mata,” ujar Crutchlow mengutip Motorsport, Senin (5/6/2017).

"Saya senang dia kehilangan tempat keduanya di kejuaraan,” tutur Crutchlow sebagai ungkapan kekesalannya.

Meski begitu, Crutchlow kemudian pasrah akan nasibnya di Mugello, di mana seharusnya bisa membawa pulang poin, tapi karena terjatuh semuanya hilang.

"Tapi pada akhirnya, begitulah adanya, tidak ada yang bisa saya lakukan sekarang, saya tidak bisa mengubah hasilnya dengan memukul Pedrosa atau semacamnya. Saya memang benar-benar kesal pada saat itu, tapi saya mengerti. Setidaknya kami keluar tanpa cedera dan bisa berlaga pekan depan di Barcelona," ucap Crutchlow.

Pedrosa Mengaku Salah

Mengakui kesalahannya, Pedrosa meminta maaf atas insiden yang terjadi kepada Crutchlow. Dirinya mengakui telah membuat kesalahan dengan mengerem terlalu lambat dan terlalu jauh.

"Di lap terakhir, saya berada bersama Cal, kami berdua berjuang dan saya memiliki banyak masalah pada sepeda motor. Saya mencoba menyalip tapi saya melakukan kesalahan,” kata Pedrosa.

"Rasanya malu tidak menyelesaikan balapan, juga tidak melakukanrace dengan baik, bahkan sampai membuat orang lain ikut terjatuh. Ini bukan perasaan yang baik saat membuat kesalahan dan orang lain yang membayarnya,” ucap Pedrosa.

Editor: edwardi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help