Tak Penuhi Panggilan Polisi, Sunfo Bos Timah Belinyu Menghilang

Sungfo alias Sunfo menghilang. Pasca penggerebekan gudang dan penyitaan 1,4 ton timah miliknya

Tak Penuhi Panggilan Polisi,  Sunfo Bos Timah Belinyu Menghilang
Petugas Menimbang BB seberat 1,4 ton pasir timah diduga ilegal di Belinyu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bos timah Belinyu, Sungfo alias Sunfo menghilang. Pasca penggerebekan gudang dan penyitaan 1,4 ton timah miliknya, Minggu (4/6/2017) malam lalu, pria ini diduga melarikan diri dari kejaran polisi.

Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kasat Reskrim AKP Andi Purwanto, Rabu (7/6/2017) mengaku sudah melayangkan surat panggilan resmi kepada Sungfo alias Sunfo.

Namun sayang, hingga Rabu (7/6/2017), pria yang diduga menampung pasir timah dari hasil tambang di hutan lindung itu tak kunjung datang.

"Sungfo sampai sekarang belum diketahui keberadaannya. Kita sudah kirim surat panggilan melalui istrinya (Istri Sunfo).

Tapi sampai sekarang dia belum datang juga ke Polres Bangka," katanya.

Kasat mengaku jika nanti Sunfo datang memenuhi panggilan polisi, maka yang dilakukan adalah meminta keterangan padanya terkait asal-usul timah dan surat ijin penampungan.

Tapi bagaimana jika Sunfo tak menghiraukan surat panggilan resmi polisi? Kasat akan mengambil tindakan tegas.

"Ya, kita tangkap secara paksa," katanya.

Dilansir sebelumnya disebutkan gudang milik bos timah Belinyu, Sunfo digerebek polisi, Minggu (4/6/2017). Di gudang itu petugas menemukan puluhan karung berisi pasir timah sekitar
1,4 ton.

Operasi dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun, Minggu (4/6/207). Kapoles bersama Tim Satreskrim Polres Bangka turun tangan setelah mendapat informasi dari warga.

Sunfo diduga membeli pasir timah dari penambang liar yang beroperasi di kawasan hutan terlarang. Bisnis ilegal itu diduga dilakukan Sunfo sejak lama.

"Saat kita gerebek, orangnya (Sunfo) diduga kabur. Namun kita temukan barang bukti berupa 1,4 ton pasir timah disuga ilegal," kata Kapolres ketika itu.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved