BangkaPos/

Dari Keturunan Bangsawan, Anak yang Hilang ,Hingga Petani, Inilah Tiga Versi Silsilah Soeharto

bicara tentang silsilah Soeharto, setidaknya ada tiga versi yang pernah beredar di masyarakat. Seperti berikut ini

Dari Keturunan Bangsawan, Anak yang Hilang ,Hingga Petani, Inilah Tiga Versi Silsilah Soeharto
istimewa

BANGKAPOS.COM--Silsilah, awam menyebutnya daftar asal-usul atau garis keturunan, pasti sangat berarti buat seseorang.

Tak terkecuali bagi mantan presiden Soeharto. Kalau silsilahnya simpang siur, 'kan bisa sulit melaksanakan pembagian harta warisan.

Belum lagi susahnya dalam menulis sejarah keluarga. Bingung, versi mana yang mau dipakai?

Makin simpang siur, karena di masa Ialu (persisnya di masa Orde Baru), ada kecenderungan untuk mengaitkan, bahkan mencari-cari hubungan seseorang dengan keluarga kerajaan.

Jenderal Besar Soeharto berbincang dengan Jenderal Besar AH Nasution, sesaat sebelum menerima ucapan selamat pada acara silaturahmi di Istana Negara, Jakarta, Minggu (5/10/2007) siang.
Jenderal Besar Soeharto berbincang dengan Jenderal Besar AH Nasution, sesaat sebelum menerima ucapan selamat pada acara silaturahmi di Istana Negara, Jakarta, Minggu (5/10/2007) siang. ((ARSIP FOTO) KOMPAS / JB SURATNO)

Karena orang yang (terbukti) punya hubungan istimewa itu, sedikit banyak tentu akan terangkat  derajatnya.

Siapa tak mau dianggap berdarah biru atau ningrat?

Nah, bicara tentang silsilah Soeharto, setidaknya ada tiga versi yang pernah beredar di masyarakat. Seperti berikut ini: 

Versi pertama menyebut Pak Harto sebagai keturunan bangsawan Yogyakarta.

Kabar menggegerkan ini muncul di majalah POP, volume 2, nomor 17, Tahun 1974.

Diberitakan di situ, Soeharto adalah anak dari Padmodipuro, seorang bangsawan keturunan Hamengkubuwo II (memerintah antara tahun 1792 - 1810, 1811 - 1812, dan 1826 - 1828).  

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help