Home »

Lokal

» Bangka

PT BAA Undang Masyarakat Kenanga Buka Puasa Bersama

Pada kesempatan ini juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan mushola di lingkungan pabrik tapioka

PT BAA Undang Masyarakat Kenanga Buka Puasa Bersama
Nurhayati/Bangkapos.com
Pimpinan PT Bangka Asindo Agri Fitrianto menyaksikan peletakan batu pertama mushola di lingkungan pabrik tapioka yang dilakukan Tokoh Masyarakat Kenanga, Jumat (9/6/2017) di Kelurahan Kenanga. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Pimpinan PT Bangka Asindo Agri (BAA) Fitrianto mengundang para tokoh masyarakat dan warga di Kelurahan Kenanga, Jumat (9/6/ 2017) untuk berbuka puasa bersama di pabrik tapioka miliknya yang betada di Kelurahan Kenanga.

Pada kesempatan ini juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan mushola di lingkungan pabrik tapioka yang dilakukan oleh Tokoh Masyarakat Kelurahan Kenanga yang dihadiri langsung oleh Lurah Kenanga Heru Dwi Prima.

"Kita silaturahmi dengan masyarakat karena pabrik sudah trials-trials, sudah test. Setelah lebaran kita rencananya mulai produksi lebih rutin. Kalau ini masa ujicoba terus ya sekalian kita selamatan mengajak masyarakat sekitar juga buka puasa bersama karena bertepatan dengan bulan puasa, bulan yang baik. Kita sekalian peletakkan batu pertama pembangunan mushola buat masyarakat, penjual singkong dan karyawan," ungkap Fitrianto kepada bangkapos.com.

Ia belum mengetahui nama mushola tersebut karena nanti akan dirembukan bersama dengan tokoh masyarakat Kenanga.

Sedangkan untuk launching pabrik tapioka PT BAA akan dilaksanakan setelah lebaran tetapi belum bisa dipastikan jadwalnya.

Pihaknya masih terus melakukan uji coba persiapan produksi tapioka karena pabriknya juga belum 100 persen selesai.

"Kita masih terus uji coba itu, coba persiapan terus karena memang belum 100 persen selesai, begitu juga dengan pengolahan biogas kita belum 100 persen selesai, jadi kita belum bisa running full. Terutama sistem pengolahan limbah kita yang ramah lingkungan untuk biogas, karena sekarang kan belum selesai," jelas Fitrianto.

Namun untuk mesin tapioka sudah dilakukan uji coba. Diakuinya dorongan dari masyarakat sangat kuat yang mau jual singkong. Bahkan ada yang datang dari Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

"Kita harus akomodir lah biar mereka tidak terlalu kecewa," kata Fitrianto.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help