Stok Sembako Cukup, Kenapa Harga Harus Naik?

Selama ini masyarakat menganggap kenaikan harga jelang puasa biasa, padahal itu merupakan suatu hal yang tidak biasa.

Stok Sembako Cukup, Kenapa Harga Harus Naik?
bangkapos.com/agus nuryadhyn
Masyarakat membeli bumbu dapur di pasar murah halaman Gedung Serbaguna Makodim 0413 Bangka di Pangkalpinang, Sabtu (10/6/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah sudah memetakan stok sembako sejak akhir Maret hingga saat sekarang ini. 

"Kalau barang ada, stok cukup, kenapa harga harus naik," kata Riza Aryani, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perindag Babel, saat ditemui di sela kegiatan pasar murah di halaman Gedung Serbaguna Makodim 0413 Bangka, Sabtu (10/7/2017).

Kata Riza, selama ini masyarakat menganggap kenaikan harga jelang puasa biasa, padahal itu merupakan suatu hal yang tidak biasa.

Dalam kesempatan ini, Riza mengajak ibu-ibu untuk belanja dengan bijak. Dengan digelarnya pasar murah, akan membuat ibu-ibu bisa tersenyum dalam menghadapi lebaran.

Berbagai kebutuhan pokok dijual pada pasar murah yang digelar DPD Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) Babel, bersama Kadin Babel dan Disperindag Babel.

Di antaranya, beras, minyak goreng, gula pasir, serta bumbu dapur seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

"Digelarnya pasar murah untuk menstabilkan harga barang kebutuhan pokok jelang puasa dan lebaran.," ujarnya.

Riza mengatakan, berdasarkan ketetapan pemerintah, harga eceran tertinggi (HET) gula merek apapun Rp 12.500, minyak goreng kemasan sederhana Rp 11.000, dan daging beku Rp 80.000. 

Penulis: agusrya
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved