BangkaPos/

Kabiro Pemerintahan Kaget Lahan Islamic Center Kini Dihajar Penambangan Liar

Lahan itu kan merupakan aset milik pemprov Babel jadi tidak dibenarkan jika lahan kita itu ditambang oleh pihak-pihak lain

Kabiro Pemerintahan Kaget Lahan Islamic Center Kini Dihajar Penambangan Liar
Bangkapos/Ryan Agusta
Ilustrasi aktifitas Tambang Inkonvesional 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala biro Pemerintahan pemerintahan provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel), A Haris kaget ketika baru mengetahui jika aset milik pemprov Babel berupa sebidang lahan di sekitar kawasan Parit 6, Air Itam, Kota Pangkalpinang kini porak-poranda lantaran dihajar aktifitas penambangan pasir timah liar.

"Lahan itu kan merupakan aset milik pemprov Babel jadi tidak dibenarkan jika lahan kita itu ditambang oleh pihak-pihak lain, saya sendiri baru mengetahui dari staf saya jika aktifitas tambang liar di sekitar lokasi lahan milik kita itu," kata Haris ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/6/2017).

Dijelaskan Haris, lahan yang dimaksudnya itu tak lain lahan yang dulunya merupakan proyek untuk kepentingan pembangunan proyek gedung Islamic Center berlokasi di kawasan Parit 6, Air Itam, Pangkalpinang.

"Lahan itu memang dulunya untuk kepentingan proyek pembangunan Islamic Center dan lahan itu merupakan aset pemda dan yang tugas menjaga aset kita ya tugasnya pihak Pol PP," tegasnya.

Namun ketika disinggung lebih jauh oleh bangkapos.com soal kasus proyek pembangunan Islamic Center di kawasan Parit 6 itu gagal dalam pelaksanaanya oleh pihak pemprov Babel justru Haris tak banyak berkomentar lantaran dirinya tidak mengetahui secara jelas.

Sebaliknya ia justru seketika itu langsung memanggil seorang stafnya guna meminta penjelasan.

"Coba ceritakan bagaimana soal lahan proyek pembangunan Islamic Centet itu?," tanya Haris kepada seorang stafnya bernama Syarifudin saat itu dimintanya untuk menjelaskan di hadapan bangkapos.com.

Dalam kesempatan itu staf itu (Syarifudin) mengaku jika dirinya mengetahui jelas soal lahan untuk proyek Islamic Center.

Menurutnya lahan Islamic Center berlokasi di kawasan Parit 6, Air Itam itu awalnya dibeli oleh pihak Pemprov  Babel dari seorang pengusaha berinisial W.

Halaman
123
Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help