Pemkab Bateng Bangun Kolam Renang Bertaraf Internasional Senilai Rp 22 M Di Desa Beluluk

Saidi membenarkan jika tahun ini pihak pemkab Bangka Tengah tahun 2017 telah menganggarkan dana sebesar Rp 22 miliar

Pemkab Bateng Bangun Kolam Renang Bertaraf Internasional Senilai Rp 22 M  Di Desa Beluluk
http://style.tribunnews.com/
ilustrasi Kolam Renang 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pihak pemerintah Kabupaten Bangka Tengah saat ini telah merencanakan proyek pembangunan kolam renang bertaraf internasional.

Tak tanggung-tanggung anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah daerah setempat yakni mencapai angka hingga puluhan miliar bersumber dari dana APBD tahun anggaran 2017.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda & Olah Raga Kabupaten Bangka Tengah, Saidi membenarkan jika tahun ini pihak pemkab Bangka Tengah tahun 2017 telah menganggarkan dana sebesar Rp 22 miliar untuk kepentingan proyek pembangunan kolam renang bertaraf internasional di kawasan Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah.

"Lokasi proyeknya di kawasan jalan sekolah Desa Beluluk Pangkalan Baru," kata Saidi, Selasa (13/6/2017).

Saat ini pekerjaan yang dilakukan oleh pihak pelaksana (kontraktor) selaku perusahaan yang memenangkan tender lelang proyek pembangunan kolam renang itu yakni PT Rhino Perkasa dengan pagu anggaran senilai Rp 22.357.179.000,- diantaranya pada tahap awal berupa pemerataan lahan.

"Saat ini sedang dilakukan pekerjaan pemerataan lahan di kawasan lokasi yang bakal dibangun kolam renang di desa itu (Desa Beluluk--red)," terangnya.

Lokasi untuk proyek kolam renang bertaraf internasional itu pihak pemkab Bangka Tengah telah menyiapkan lahan di wilayah desa setempat yakni sekitar 6 hektar.

Lahan seluas itu memang ada di wilayah desa setempat, lantaran di tempat lainnya di wilayah Bangka Tengah menurutnya justru tidak tersedia.

"Dalam pelaksanaanya tak langsung namun secara bertahap dan anggaran yang telah disediakan pada tahap pertama yakni sebesar Rp 22 miliar," katanya.

Ia menambahkan jika pelaksanaan pembangunan kolam renang itu rampung hal itu tak lain untuk kepentingan kegiatan pekan olah raga provinsi (Porprov) di Babel.

Sementara kegiatan proyek pembangunan kolam renang di Desa Beluluk, Bangka Tengah itu tetap menjadi perhatian Gerakan Bersatu Rakyat Anti Korupsi (Gebrak) Babel.

"Kita tetap akan monitor terkait pelaksanaan pekerjaan pembangunan kolam renang bernilai miliaran itu. Jangan sampai pembangunanya asal-asalan. Sebab kegiatan itu menggunakan uang negara," kata aktifis Gebrak Babel, Martambos Haris Sihombing, Selasa (13/6/2017).(*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help