SPBU Pangkal Balam Kepergok Layani Pembelian BBM Gunakan Jeriken

Saat itu seorang pria usia lanjut di dalam area lokasi SPBU terlihat ia menggunakan sepeda jenis matic warna hitam

SPBU Pangkal Balam Kepergok Layani Pembelian BBM Gunakan Jeriken
Bangkapos/Ryan Augusta
seorang pria di atas sepeda motor tampak sedang mengisi BBM dengan menggunakan jeriken di lokasi SPBU Pangkal Balam. Aksi pria itu sempat disaksikan seorang petugas SPBU setempat 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kendati sebelumnya telah ada larangan dari pihak PT Pertamina pihak pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk melayani pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubdi.

Namun larangan tersebut terkesan justru tak diindahkan oleh pihak pengelola SPBU, seperti halnya terjadi di SPBU nomor : 23.331.11 yang terletak di kawasan jalan raya Yos Sudarso, lingkungan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang.

Kejadian pihak SPBU setempat diduga sengaja melayani pembelian BBM jenis premium bersubsidi dengan menggunakan jeriken, Selasa (13/6/2017) siang itu sekitar pukul 10.00 WIB, kondisi tersebut secara tak sengaja terpantau oleh bangkapos.com.

Saat itu seorang pria usia lanjut di dalam area lokasi SPBU terlihat ia menggunakan sepeda jenis matic warna hitam dengan membawa sejumlah jeriken berbagai ukuran.

Sepeda motor yang dikendarai oleh pria itu parkir tepat di samping pom. Seketika itu pula pria itu dalam posisi masih di atas sepeda motor terlihat tangannya mengambil stik nozel pom.

Sesaat itu pula bagian ujung stik nozel dimasukan pria itu ke dalam jeriken yang dibawahnya di atas motor. Aksi pria memasukan nozel ke dalam lobang jeriken atau mengisi BBM dengan sendirinya terlihat tenang meski saat itu sempat disaksikan oleh seorag petugas SPBU setempat.

Sementara pengelola SPBU setempat, Ruli dikonfirmasi terkait kejadian siang itu pihaknya masih melayani pembelian BBM diduga premium menggunakan jeriken justru ia membantah.

"Bukan premium tapi pertalite," jawab Ruli saat dihubungi melalui pesan elektronik (whatsapp/WA), Selasa (13/6/2017) siang.

Sebelumnya pihak PT Pertamina Depo Pangkal Balam dikonfirmasi melalui sales retail, Dony Prasetya justru menurutnya pihak pengelola SPBU setempat sesuai aturannya dilarang melayani pembelian BBM dengan menggunakan jeriken.

"Tidak dibenarkan pihak pengelola SPBU melayani pembelian yang menggunakan jeriken," katanya saat ditelepon, Selasa (13/6/2017) siang. (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help