Bunuh Istri dan Anak Sepupu, Ini Pria Kedua yang Divonis Mati di Babel, Begini Kisah Sadisnya

Hamburan beras kunyit mewarnai suasana sidang di Pengadilan Negeri Sungailiat, Selasa (13/6/2017).

Bunuh Istri dan Anak Sepupu, Ini Pria Kedua yang Divonis Mati di Babel, Begini Kisah Sadisnya
bangkapos/ferry laskari
Aliong saat di PN Sungailiat, Selasa (13/6/2017). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hamburan beras kunyit mewarnai suasana sidang di Pengadilan Negeri Sungailiat, Selasa (13/6/2017).

Hal itu dilakukan keluarga La Imron (60), menyusul vonis hukuman mati terhadap Aliong (39), terdakwa yang membunuh anak dan cucunya.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, M Solihin didampingi dua anggota, Jhon Paul dan Imelda Sihite.

Solihin memulai sidang, membacakan rangkuman kronologis kejadian atau rentetan fakta sidang sebelumnya.

Rangkuman dilanjutkan Jhon Paul dan  Imelda Sihite.

Kemudian lanjut Imelda, Majelis Hakim menimbang Undang Indang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Bahwa yang dimaksud anak,  adalah dibawa usia 18 tahun, termasuk anak dalam kandungan," katanya.

Menurut Imelda, majelis hakim yakin terdakwa Aliong terbukti bersalah melakukan tindak pidana karena terbukti menghabisi nyawa Aura si anak bawah umur, dan juga ibu Aura, Imelda (35) alias Ida binti La Imron.

"Hal-hal yang memberatkan bahwa perbuatan terdakwa menyebabkan meninggalnya korban Imelda dan Aura Tri Agustami. Yang kedua, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat," tegas Imelda.

Pada akhirnya, inti amar putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim, M Solihin yang menyatakan terdakwa Aliong melanggar hukum pidana.

Halaman
1234
Penulis: Alza Munzi
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved