BangkaPos/

Astaga, Wanita Ini Mengira Dirinya Hamil, Ternyata Ada Makhluk Menakutkan di Perutnya

Alih-alih hamil dan melahirkan seorang anak, dokter malah menemukan cacing pita raksasa dari dalam tubuhnya.

Astaga, Wanita Ini Mengira Dirinya Hamil, Ternyata Ada Makhluk Menakutkan di Perutnya
worldnewsdailyreport
Yukiko 

BANGKAPOS.COM - Wanita mana yang tidak ingin hamil dan mempunyai anak? Rasanya tidak ada.

Namun sepertinya keberuntungan itu belum mendatangi seorang wanita asal Jepang ini.

Alih-alih hamil dan melahirkan seorang anak, dokter malah menemukan cacing pita raksasa dari dalam tubuhnya.

Yukiko Kunitake (38) begitu terpukul setelah dokter dari Rumah Sakit Pusat Kyushu mengeluarkan cacing pita sepanjang 7,7 meter dari dalam tubuhnya.

“Saya pikir itu tali pusar bayi saya, tapi ketika mereka menariknya, tidak ada yang ke luar," ucap Yukiko sambil menangis seperti dilansir worldnewsdailyreport.com.

Wanita yang memiliki berat badan 214 kg ini tidak tahu bahwa ada cacing pita selama 16 tahun di dalam tubuhnya.

“Suami dan keluarga saya mengatakan aku terlalu gemuk. Mereka bertanya apakah aku hamil atau tidak,” ceritanya.

“Istri saya mirip seperti orang hamil. Mood hatinya sering berubah-ubah. Kadang ia murung atau menangis tanpa alasan. Ia juga sering merasa lelah dan selalu lapar. Saya yakin 100% ia hamil,” aku suami Yukiko.

Namun anehnya, sang istri masih mengalami masa menstruasi.

Menurut dokter Arai Hashimoto, kemungkinan besar cacing tersebut berasal dari daging babi mentah di bar sushi, tempat pasiennya bekerja.

“Pasien mengatakan kepada saya bahwa mereka akan mencampur daging babi mentah ke dalam sushi saat harga tuna terlalu mahal atau ketika pengirimannya terlambat,” jelas dokter Arai.

Infeksi cacing pita adalah infestasi saluran pencernaan oleh spesies cacing pipih parasit.

Biasanya tertelan ketika mengkonsumsi daging mentah.

Saat ini, Yukiko telah menerima vaksinaci cacing agar bisa memusnakan seluruh cacing dan bibit cacing dari dalam tubuhnya.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help