BangkaPos/

Badan Usaha Wajib Daftarkan Jaminan Kesehatan Pekerjanya

Badan-badan usaha yang masih belum mendaftarkan karyawannya ke BPJS Kesehatan dapat segera mendaftarkan seluruh karyawannya

Badan Usaha Wajib Daftarkan Jaminan Kesehatan Pekerjanya
Bangkapos/Khamelia
Foto bersama jajaran direksi BPJS Kesehatan bersama Kepala Kejaksaan Tinggi, Kajari, KSPSI dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bangka Belitung menggelar Pertemuan Forum Koordinasi (Forkor) Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Tingkat Provinsi Babel 2017, Selasa (13/6), di Novotel Bangka.

Pertemuan tersebut membahas tentang peningkatan kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan instansi-instansi terkait di antaranya dengan Kejaksaan Tinggi Babel, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan lainnya untuk dapat saling berkoordinasi dan menyamakan persepsi dalam menegakkan pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan dapat berjalan dengan baik.

Sehingga Badan-badan usaha yang masih belum mendaftarkan karyawannya ke BPJS Kesehatan dapat segera mendaftarkan seluruh karyawannya.

Acara ini dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Divre III, Erna Wijaya Kusuma, Kepala Departement HKPK, Yunita Ibnu, Kepala BPJS Kesehatan Babel, dr. Syaiful, Kepala Kejaksaan seluruh kabupaten/kota, Kepala Kejaksaan Tinggi Babel, Happy Hadiastuty, Ketua KSPI Babel, Darusman Aswan serta Pengawas Ketenagakerjaan dan Staf Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Babel.

BPJS Kesehatan Divre III, Erna Wijaya Kusuma menyampaikan, terbentuknya forum ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan dan pelayanan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

"Melalui forum ini diharapkan tercapainya komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan, terkait pelaksanaan program BPJS Kesehatan meliputi saran dan gagasan, pemecahan masalah serta perumusan rencana strategis," ungkapnya.

Ia menuturkan forum ini juga bertujuan tercapainya pemahaman yang sama dalam mendukung tiga aspek penting, yaitu perluasan cakupan , kepesertaan, penegakan regulasi nasional serta peningkatan kualitas pelayanan.

"Ini juga demi percepatan rekrutmen peserta kita terutama badan usaha yang belum bekerjasama, sehingga bisa segera menjaminkan pekerjanya mendapat fasilitas BPJS Kesehatan," ujarnya.

Erna mengatakan, hasil kerjasama dengan sejumlah pihak terutama kejati memberikan hasil yang cukup baik, terlihat dari kesadaran pemberi kerja untuk mendaftarkan pekerjanya terjadi peningkatan.

Halaman
12
Penulis: khamelia
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help