Dampak Operasi Pasar Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Turun

Warga kembali menyerbu operasi pasar murah yang ketiga kalinya digelar Pemprov Babel bersama Pemkab Bangka dan Bank Indonesia.

Dampak Operasi Pasar Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Turun
Warga membeli sembako pada operasi pasar murah yang digelar Pemprov Babel bekerjasama dengan Pemkab Bangka dan Bank Indonesia di Taman Sari Sungailiat, Sabtu (17/6/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Warga kembali menyerbu operasi pasar murah yang ketiga kalinya digelar Pemprov Babel bekerjasama dengan Pemkab Bangka dan Bank Indonesia di Taman Sari Sungailiat, Sabtu (17/6/2017).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka Thony Marza menyebutkan operasi pasar murah ini hari terakhir yang digelar pemerintah daerah di Taman Sari Sungailiat.

"Kalau untuk di Kabupaten Bangka ini terakhir operadi pasar murah. Untuk berikutnya ada lagi dari Assosiasi Ekspor Timah Indonesia (AETI) di Pesantren Kemuja pada tanggal 19 nanti. Itu merupakan CSR dari pihak AETI," jelas Thony kepada bangkapos.com.

Harga per paket sembako sebesar Rp 100.000 yang disubsidi oleh AETI sehingga warga kurang mampu yang dikoordinir oleh pihak Pesantren Kemuja bisa membeli dengan harga sebesar Rp 50.000.

Menurutnya hasil penjualan sebesar Rp 50.000 per paket sembako tersebut nantinya akan diserahkan oleh AETI untuk operasional pihak pesantren.

Sedangkan dalam operasi pasar murah ini diikuti para distributor besar seperti Giant, Hypermart, Bulog, Hj Awi dan lainnya termasuk dari Bank Indonesia mengelar penukaran uang baru.

Dia bersyukur minat masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan rumah tangga di pasar murah ini tinggi.
Kondisi ini menurut Thony cukup berdampak pada kondisi inflasi dan pengendalian harga di pasaran sehingga beberapa kebutuhan pokok sudah mulai turun sehingga operasi pasar ini akan diadakan setiap tahun.

"Kebijakan pemerintah sekarang dengan satgas terpadu ini untuk tahun ini sudah kelihatan hasilnya harga-harga sekarang cukup terkendali beda dengan tahun dulu biasanya uharga-harga pada H-10 dak terkendali. Sekarang bawang putih sudah turun harga dari Rp 35.000 laporan pagi ini Rp 32.000. Kalau bawang merah masih stabil tapi yang jelas pasokan cukup dari distributor tidak mengalami kendala," jelas Thony.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help