BangkaPos/

Hanya Satu Pemilik Rumah Tak Layak Huni Ber KTP Kelabat, Dua Lainnya Numpang di Lahan Orang

dari tiga orang yang tinggal di rumah tidak layak huni tersebut, yang berkependudukan Desa Kelabat hanya Ko Li saja, lainnya warga luar

Hanya Satu Pemilik Rumah Tak Layak Huni Ber KTP Kelabat, Dua Lainnya Numpang di Lahan Orang
istimewa
Rumah tak layak huni di Dusun Jebu Laut Desa Kelabat Kecamatan Parittiga 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kades Kelabat Krisharyadi mengatakan, banyak warga yang mengajukan rumah layak huni, hanya saja terbentur oleh status kependudukan, tidak punya identitas, lahan rumahnya juga ada yang numpang.

"Jadi kita harus selektif, sehingga apa yang dikerjakan nanti tepat sasaran dan tidak menyalahi aturan, untuk bantuan rumah tak layak huni tadi, harus di dasarkan dengan data yang jelas," ujar Krisharyadi kepada bangkapos.com Minggu (18/6/2017).

Seseuai temuan dari Komisi 1 DPRD Babel, di desa itu (di Dusun Jebu Laut dan Jebu Darat), terdapat tiga rumah tak layak huni.

Dikatakan Krisharyadi, dari tiga orang yang tinggal di rumah tidak layak huni tersebut, yang berkependudukan Desa Kelabat hanya Ko Li saja, lainnya warga luar yang numpang di Desa Kelabat.

Ada satu lagi yang warga Jebu Laut yang rumahnya tak layak huni, rumahnya berdinding plastik atapnya juga dari terpal, anaknya sepuluh, ini asal usulnya yang suami dari luar daerah, tapi istrinya orang setempat.

Bisa tinggal di Jebu Laut, itu juga di tanah milik orang lain.

"Ada rencana lahan yang didiami mau dihibahkan. Nanti kita tetap menggunakan skala prioritas, ya data kependudukan, lahannya jelas dan datanya harus valid, kalau semua sudah valid, baru di upayakan untuk bantuannya, kami juga sudah memprogramkan tiga unit rumah layak huni, tapi nanti pelaksanaannya harus didasari dengan data yang jelas, sehingga bantuan tepat sasaran, karena kami juga tidak mau ada yang salah dalam pelaksanaan program ini," jelas Krisharyadi.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help