Tolak Satu Anggota Timsel, Perwakilan Ormas Babel Datangi Kantor Bawaslu

Proses perekrutan anggota tim seleksi (timsel) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bangka Belitung pada tahun ini menuai 'sorotan'

Tolak  Satu Anggota Timsel, Perwakilan Ormas  Babel Datangi Kantor Bawaslu
Bangkapos/Ryan Agusta
Para perwakilan ormas saat berdialog dengan pihak Bawaslu Prov Babel 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Proses perekrutan anggota tim seleksi (timsel) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bangka Belitung pada tahun ini menuai 'sorotan' sejumlah aktifis dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) di Babel.

Pasalnya dari sejumlah anggota timsel Bawaslu Provinsi Babel satu diantaranya, Masmuni 'lolos' dalam seleksi perekrutan sebagai timsel Bawaslu Provinsi Babel. Sekelompok aktifis ormas di Babel justru menilai Masmuni memiliki rekam jejak 'bermasalah'.

Oleh karenanya para aktifis ormas asal Pemuda Panca Marga (PPM), Pemuda Panca Marga (PP), Laskar Merah Putih (LMP) dan Front Jaga Babel (FJB), Senin (18/6/2017) siang mendatangi kantor sekretariat Bawaslu Provinsi Babel.

Kedatangan sejumlah perwakilan ormas tersebut guna mempertanyakan proses perekrutan Masmuni yang kabarnya telah resmi mendapat surat keputusan (SK) sebagai timsel Bawaslu.

Ketua Bawaslu Provinsi Babel, Bagong Susanto usai menyambut kedatangan perwakilan ormas pagi itu sekitar pukul 10 pagi didampingi kepala sekretariat Bawaslu Provinsi Babel, Wadiarti saat itu langsung mengajak para perwakilan ormas untuk berdialog di ruang pertemuan sekretariat Bawaslu setempat.

Dalam kesempatan dialog pagi itu, Rikky Fermana selaku Sekjen PPM Provinsi Babel mengemukakan maksud kedatangan ia bersama perwakilan ormas lainnya di kantor Bawaslu setempat.

Di hadapan ketua dan kepala sekretariat Bawaslu Provinsi Babel, Rikky mempertanyakan lolosnya Masmuni dalam perekrutan sebagai timsel Bawaslu Provinsi Babel.

"Kami dari ormas PPM Babel menolak salah satu anggota timsel Bawaslu Provinsi Babel bernama Masmuni masuk sebagai timsel Bawaslu Provinsi Babel, sebab Masnuni sebelumnya telah bermasalah dan minta pihak Bawaslu segera mengganti yang bersangkutan itu," ungkap Rikky saat dialog pagi itu.

Pernyataan serupa dikemukakan perwakilan ormas lainnya, Rudi Syahwan. Dia menilai proses prekrutan anggota timsel Bawaslu Babel selama ini telah berlangsung diduganya justru tidak profesional lantaran masih menerima sumber daya manusia (SDM) atau seorang yang dinilainya sarat bermasalah.

Halaman
123
Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved