BangkaPos/

Uniknya Coklat Lebaran Menyerupai Taj Mahal

Dapur Cokelat memiliki produk dan koleksi coklat unik berbentuk bangunan Taj Mahal, bedug, dan lain sebagainya.

Uniknya Coklat Lebaran Menyerupai Taj Mahal
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Miniatur Taj Mahal terbuat dari cokelat. 

BANGKAPOS.COM, BOGOR - Gerai Dapur Cokelat Jalan Pajajaran, Kota Bogor tak kehabisan akal untuk berinovasi dalam membuat produk coklatnya.

Dalam momen ramadhan kali ini, Dapur Cokelat memiliki produk dan koleksi coklat yang lain dari biasanya.

Produk cokelat tersebut diantaranya ialah cokelat dengan bentuk bangunan Taj Mahal, bedug, dan lain sebagainya.

Baca: Bule Cantik dan Ganteng Jualan Takjil dan Gorengan di Pasar Rawamangun

Koleksi cokelat bernuansa ramadhan di Dapur Cokelat itu dijual dengan harga berbeda, mulai dari harga Rp 90 ribu sampai Rp 240 ribu.

"Kalau yang Taj Mahal Rp 100 ribu, bedug yang di dalamnya terdapat stik coklat Rp 150 ribu," ujar Supervisor Dapur Cokelat, Maulana kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (18/6/2017).

Dia menjelaskan bahwa cokelat yang paling banyak diminati ialah produk cokelat dengan bentuk Taj Mahal.

Miniatur Taj Mahal terbuat dari cokelat. (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)
Miniatur Taj Mahal terbuat dari cokelat. (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika) 

"Mungkin karena unik bentuknya, dan semua lapisannya terbuat dari cokelat, jadi bisa dimakan," katanya.

Koleksi cokelat tersebut, kata dia, bisa bertahan hingga satu bulan asal disimpan di tempat yang sejuk.

"Karena bisa dibilang cokelat-cokelat di sini terbilang coklat premium namun harga terjangkau," tuturnya.

Dia pun menambahkan bahwa selama bulan ramadhan, penjualan cokelat di gerai Dapur Cokelat kian meningkat.

"Banyak yang pesan cokelat baik untuk lebaran maupun dikonsumsi sehari-hari, yang datang ke gerai langsung pun tak sedikit, jadi bisa dibilang ada peningkatan penjualan selama ramadhan ini," tandasnya.

(TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help