BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Sektor Perkebunan Jadi Andalan Desa Labu Untuk Memajukan Masyarakat

Desa Labu Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka sebagian besar mata pencahariannya mengandalkan perkebunan.

Sektor Perkebunan Jadi Andalan Desa Labu Untuk Memajukan Masyarakat
IST
Kepala Desa Labu, Ahmad Zainudin 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Desa Labu Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka sebagian besar mata pencahariannya mengandalkan perkebunan.

Salah satu sektor yang sangat besar untuk dikembangkan adalah sektor perkebunan, berupa kelapa sawit.

Selain itu juga tanaman karet, lada juga menjadi andalan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

"Kita di Desa Labu ini mengandalkan sektor perkebunan, berupa kelapa sawit, lada dan karet juga, yang sifatnya jangka panjang," kata Kepala Desa Labu, Ahmad Zainudin, Senin (19/6/17) di Masjid Nurul Yaqin dalam kegiatan Safari Ramadhan Pemkab Bangka.

Diuraikan Ahmad Zainudin, sekarang ini, kelapa sawit menjadi alternatif baru memberikan kontribusi ekonomi yang besar bagi masyarakat Desa Labu.

"Di Desa Labu ini, alhamdullilah untuk KKSRnya kita dapat tiga tahap, dan mandiri juga lumayan luas," kata Zainudin melalui rilis Pemkab Bangka.

Zainudin menambahkan, untuk tahun 2017 jika dikalkulasikan, perputaran uangnya sudah mencapai Rp 2 hingga 3 milyar per tahun.

Selain itu juga, tanaman karet dan lada juga masih menjadi andalan bagi masyarakat sebagai mata pencaharian.

"Jadi beriringan, dan untuk tanaman pangan kita budidayakan tanaman padi, alhamdullilah kita telah mempunyai swah jadi 25 hektar dan sekarang sedang membuka sawah bawah sebanyak 230 hektar, dan pembangunan infrastruktur," ungkap Zainudin.

Untuk itu, kedepan Ahmad Zainudin mengharapkan dari pemerintah daerah untuk lebih memberikan dalam hal infrastruktur baik jalan maupun fasiltas sawahnya.

Selain itu juga lanjut Ahmad Zainudin untuk pemberdayaan masyarakat, Desa Labu dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya dengan memberikan akses pendidikan untuk masyarakat mulai dari membangun taman kanak-kanak, menggalakkan posyandu balita dan lansia, pospindu, pemberdayaan guru mengaji.

"ADD kita sebesar Rp 1,8 milyar, kita berdayakan masyarakat, PKK juga tak luput dari perhatian kita, dan pemerintah juga telah membantu dengan membantu jalan untuk akses perhubungan dan sarana untuk mengangkut hasil kebun," tukas Zainudin.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help