BPS Bangka Barat Serahkan Hasil Survei Angka Kemiskinan di Babar, Begini Respon Bupati

BPS Babar menyerahkan Angka Kemiskinan Kabupaten Bangka Barat Tahun 2016 kepada Bupati Bangka Barat

BPS Bangka Barat Serahkan Hasil Survei Angka Kemiskinan di Babar, Begini Respon Bupati
Istimewa
Bupati Babar Parhan Ali menerima data Angka Kemiskinan Babar 2016 dari Kepala BPS Babar Rizanal (kanan). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Barat, Ir Rizanal Mahmudin menyerahkan Angka Kemiskinan Kabupaten Bangka Barat Tahun 2016 kepada Bupati Bangka Barat Drs H Parhan Ali MM, Rabu (21/6/2017) di ruang kerja Bupati Bangka Barat.

Rizanal didampingi Kasi Statistik Sosial Fitri Kurniawati SST, Kasi Statistik Distribusi Haris Zirtana SST, Kasubbag TU Ardian Arriyanto SP serta pegawai BPS Bangka Barat lainnya.

Acara dihadiri Sekda Bangka Barat Drs H Yunan Helmi, Kepala Dinas Kominfo Babar Amir Hamzah SSos, Kepala Dinas Kesehatan Babar Zamrul Arifin, perwakilan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Babar Ida Roaida, dan perwakilan Badan Perencanaan, Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Babar Elwanda.

Rizanal menyerahkan langsung Angka Kemiskinan Tahun 2016 kepada Parhan.

Angka Kemiskinan merupakan hasil dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Tahun 2016.

"Angka Kemiskinan Kabupaten Bangka Barat Tahun 2016 sebesar 2,74%, menurun jika dibandingkan tahun 2015 sebesar 3,08 %," jelas Rizanal seperti rilis yang disampaikan Kasubbag TU BPS Babar Ardian Arriyanto kepada bangkapos.com.

Ardian Arriyanto menambahkan, bupati menyambut baik penyerahan data hasil survei tersebut.

Parhan gembira karena setiap tahun Kabupaten Bangka Barat selalu mengalami penurunan angka kemiskinan.

Menurutnya, pertama kali menjabat tahun 2005, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bangka Barat sekitar 13.000 jiwa.

Angka ini kemudian terus menurun hingga tahun 2016 jumlah penduduk miskin menjadi 5.045 jiwa.

Ini dapat dijadikan sebagai indikator bahwa kinerja pemerintah Kabupaten Bangka Barat sudah berhasil dalam mengentaskan masalah kemiskinan.

Pada kesempatan ini, BPS juga meminta dukungan dari Bupati Bangka Barat untuk menyukseskan pelaksanaan pendataan UMB (Usaha Menengah Besar) dan UMK (Usaha Mikro Kecil) sebagai kelanjutan Sensus Ekonomi 2016 yang akan dilaksanakan pada Agustus dan September 2017 nanti.

Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved