BangkaPos/

Pengacara Memohon Jokowi Hentikan Kasus Rizieq Shihab

Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, mengaku telah mengirimkan surat tersebut ke Jokowi pada Senin (19/6/2017) malam.

Pengacara Memohon Jokowi Hentikan Kasus Rizieq Shihab
KOMPAS.com/Iwan Supriyatna
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab usai mencoblos di TPS 17. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Pengacara pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab meminta Presiden Joko Widodo memerintahkan Polri untuk menghentikan penyidikan kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan Rizieq dan Firza Husein.

Permintaan itu disampaikan pihak Rizieq melalui surat yang dikirimkan kepada Jokowi.

Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, mengaku telah mengirimkan surat tersebut ke Jokowi pada Senin (19/6/2017) malam.

"Dimohonkan kepada Bapak Presiden RI untuk memerintahkan penyidik/Polri agar menerbitkan SP 3 kepada Habib Rizieq Shihab karena melanggar peraturan perundang-undangan khususnya putusan Mahkamah Konstitusi No. 20/PUU-XIV/2016 tanggal 7 September 2016," ujar Kapitra Ampera mengutip isi surat yang dikirimkan kepada Jokowi tersebut, Selasa (20/6/2017).

Baca: Polda Metro Jaya Tunda Penanganan Kasus Rizieq Shihab

Kapitra menilai, penyidikan terhadap kasus ini menyalahi aturan perundang-undangan.

Untuk itu, dia meminta kasus ini segera dihentikan.

"Penyidikan kasus Habib Rizieq Shihab yang barang buktinya didapat penyidik melalui intersepsi atau penyadapan oleh pihak yang tidak berwenang/ilegal, dilakukan oleh situs website www.4n5hot.com dan situs baladacintarizieq.com bertentangan dengan peraturan perundang-undangan," ucap dia.

Baca: Mantan Jurnalis Ungkap Ahok Sulit Tidur, Tembok Penjara Terasa Mau Menghimpitnya

Menurut dia, alat bukti dalam kasus yang dituduhkan kepada kliennya itu didapat dengan cara ilegal.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help