Lebaran di Kampung Ini Tidak Mengenal Hidangan Ketupat

Masyarakat di kampung kelahiran ayah saya di Lampung punya keunikan dalam merayakan Lebaran.

Lebaran di Kampung Ini Tidak Mengenal Hidangan Ketupat
Intisari Online
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Masyarakat di kampung kelahiran ayah saya di Lampung punya keunikan dalam merayakan Lebaran.

Seusai melakukan salat led, setelah bersalam-salaman dengan orang sekeliling, para bapak membentuk kelompok sendiri, begitu juga para bujangan dan anak-anak.

Mereka semua akan berkeliling ke seluruh rumah yang berada di kampung. Akan halnya para ibu dan anak gadis cepat-cepat pulang ke rumah untuk menyiapkan makanan.hidangan 

Baca: Mobil Hantam Selokan, 4 Pemudik Tewas dan 6 Luka-luka

Menuruti aturan main, yang pertama-tama bertandang adalah kelompok para bapak yang langsung menuju ke rumah yang letaknya di pinggir kampung.

Tuan rumah biasanya sudah  menyiapkan berupa nasi yang ditaruh di piring, berikut opor ayam, gulai ikan, gulai daging, aneka juadah kering dalam stoples, dodol ketan hitam, dan kue lapis legit.

 Hidangan ketupat tidak dikenal di situ.

Baca: Videonya Viral di Media Sosial, Pria Bertato Diduga Kades di Mojokerto Tidur di Atas Tumpukan Uang

Sehabis bersalaman di beranda rumah atau di tangga (karena kebanyakan rumahnya berbentuk rumah panggung), para tamu langsung "menyerbu" hidangan.

Semua hidangan itu ditata di atas tikar yang digelar memenuhi ruang tengah.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help