Diminta Telanjang, Calon Siswa Kaget Ituannya Diperiksa

Tidak seharusnya calon siswa dan siswi wajib membuka baju dan celana untuk mengetahui apakah

Diminta Telanjang, Calon Siswa Kaget Ituannya Diperiksa
https://4.bp.blogspot.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, DENPASAR,  - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Pariwisata Jembrana, Bali mewajibkan pemeriksaan tato dan tindik kepada calon siswa dan siswi pada saat seleksi masuk sekolah.

Oleh karena itu, calon siswa disebutkan harus membuka baju dan celana saat pemeriksaan untuk mengetahui calon siswa tersebut memiliki tato di tubuhnya atau tidak.

I Putu Duita, Anggota komisi A DPRD Jembrana, mengatakan, hal ini diketahuinya saat melakukan pemantauan ke sekolah yang terletak di Pariwis, Kecamatan Pekutatan, tersebut Sabtu (23/6/2017).

"Syarat masuk ke SMKN 5 tidak boleh bertato dan ternyata untuk periksa tato harus telanjang," katanya, Kamis (29/6/2017).

Selain tidak bertato, calon siswa pria juga tidak boleh melubangi telinga (bertindik).

Bagi calon siswa pria juga ditetapkan syarat tinggi badan minimal 155 cm dan 150 cm bagi siswa perempuan.

Hal menurutnya terlalu berlebihan. Tidak seharusnya calon siswa dan siswi wajib membuka baju dan celana untuk mengetahui apakah di tubuhnya ada tato atau tidak.

"Kan tidak harus buka baju dan celana, yang penting tatonya tidak terlihat saat pakai baju atau invisible tatoo," ujar Duita.

Dia juga keberatan karena proses pemeriksaan tato dan tindik dilakukan oleh pihak yang dianggap tidak berkompeten, misalnya oleh dokter.

Khusus untuk tindik misalnya ada beberapa kepercayaan di Bali menggunakan anting karena keyakinan.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help