Di Kabupaten OKI, Nenek Uzur Dipaksa Nyabu Lalu Disodomi Hingga Anusnya Robek

Pikiran dan hayalan tersangka terbawa ke arah nenek uzur tersebut, sebelum disodomi nenek dipaksa oleh tersangka mengisap

Di Kabupaten OKI, Nenek Uzur Dipaksa Nyabu Lalu Disodomi Hingga Anusnya Robek
Sriwijaya post
Kapolsek Mesuji AKP Darmanson SH kanan didampingi personilnya menunjukan tersangka W yang telah melakukan tindak kekerasan sodomi terhadap nenek-nenek. 

BANGKAPOS.COM--Inilah, efek dari pengaruh narkoba jenis sabu-sabu bisa membuat tersangka W (45) warga Desa Kembang Jajar Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terbawa arus sabu sehingga nekat menyodomi seorang nenek berinisial S (85) yang satu desa dengan tersangka.

Pikiran dan hayalan tersangka terbawa ke arah nenek uzur tersebut, sebelum disodomi nenek dipaksa oleh tersangka mengisap sabu-sabu hingga kondisi sang nenek fly, setengah sadar.

Akibatnya korban harus dilarikan ke rumah sakit, dimana korban mengalami luka robek pada bagian anusnya selebar 3 cm.

Akibat perbuatannya, tersangka harus meringgkuk di sel tahanan Polsek Mesuji, dan dijerat dengan pasal 289 KUHP, tentang ancaman kekerasan untuk melakukan pencabulan.

Informasi yang berhasil dihimpun, Minggu (2/7) menyebutkan, peristiwa yang telah terjadi sepekan lalu tersebut terjadi dikediaman tersangka, dimana korban dijemput pelaku dengan menggunakan sepeda motor dan dibawa kerumah tersangka dengan alasan hendak dibawa berobat.

Namun, sesampainya di rumah, tersangka kemudian membawa masuk sang nenek dan memaksa korban untuk menghisap sabu yang telah disiapkan.

Usai mengisap asap tersebut lantas korban kondisinya setengah sadar diduga akibat pengaruh asap sabu-sabu tersebut.

Melihat kondisi korban yang setengah sadar, tersangka yang tampak bergairah tersebut meremas payudara korban dan mengancam dengan sebilah keris yang ditempelkan ke leher korban, lantas pelaku menyuruh korban duduk diatas meja kemudian langsung di peluk oleh pelaku dari belakang sembari menyodomi korban yang hanya bisa pasrah dibawah ancaman pelaku.

Usai melampiaskan nafsunya, tersangka menyuruh korban untuk pulang dengan berjalan kaki dalam kondisi setengah sadar dan sempoyongan.

“Tersangka ini terpengaruh narkoba sehingga tanpa pikir panjang melakukan hal tersebut kepada nenek yang sudah uzur,” kata Kapolres OKI AKBP Ade SH SIk melalui Kapolsek AKP Darmanson SH.

Halaman
12
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved