BangkaPos/
Home »

Bisnis

» Makro

Tarif Transportasi Udara Bikin Inflasi di Babel Makin Tinggi

Pemicu inflasi ini dari angkutan udara, kedua penyesuaian tarif listrik. Kalau komoditas bahan pangan memang bergejolak tapi masih aman

Tarif Transportasi Udara Bikin Inflasi di Babel Makin Tinggi
istimewa
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darwis Sitorus 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Tarif transportasi udara menjadi penyumbang inflasi tertinggi Kota Pangkalpinang dan Tanjungpandan.

Berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (3/7) kedua kota ini mengalami inflasi pada Juni 2017.

Kota Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 1,16 persen pada Juni 2017 padahal bulan lalu (Mei) Pangkalpinang deflasi sebesar 0,93 persen.

Sementara Tanjungpandan mengalami peningkatan inflasi sebesar 1,83 persen dari 0,09 persen pada Mei 2017 lalu.

"Pemicu inflasi ini dari angkutan udara, kedua penyesuaian tarif listrik. Kalau komoditas bahan pangan memang bergejolak tapi masih aman," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darwis Sitorus kepada Bangka Pos.

Dikatakan Darwis, komponen tarif transportasi udara ini telah menjadi penyumbang inflasi Bangka Belitung selama bertahun-tahun.

Di Pangkalpinang tingkat inflasi Juni 2017 ini mencapai 1,16 persen, sebesar 1,01 persen inflasi disumbang dari transportasi udara.

Sedangkan di Tanjungpandan tingkat inflasi mencapai 1,83 persen, sebesar 0,58 persen inflasi juga disumbang dari transportasi udara.

"Ada maskapai yang setiap kondisi penumpangnya sepi dia turunkan harga tiket dibawah rata-rata, begitupun sebaliknya. Sehingga interval inflasinya naik turun," tambah Darwis.

Dikatakan Darwis sebagai usaha untuk menekan angka inflasi, tim pengendali inflasi daerah (TPID) Bangka Belitung akan melakukan pertemuan dengan seluruh maskapai di Babel untuk membicarakan batas harga minimal dan maksimal tarif angkutan udara.

Mediasi ini akan difasilitasi oleh Gubernur Provinsi Kep. Bangka Belitung Erzaldi Rosman.

Editor: Hendra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help