Babel Siap Gelar Pameran dan Seminar Halal Internasional

Event ini akan dihadiri peserta dan produsen dari sejumlah negara seperti Brunai Darussalam, Korea, Malaysia, Australia, Jepang dan Thailand

Babel Siap Gelar Pameran dan Seminar Halal Internasional
bangkapos.com/Khamelia
Nardi Pratomo 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Provinsi Bangka Belitung melalui Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) siap menggelar perhelatan akbar pameran dan seminar halal internasional yang akan dilaksanakan bulan Oktober 2018 mendatang.

Event ini akan dihadiri peserta dan produsen dari sejumlah negara seperti Brunai Darussalam, Korea, Malaysia, Australia, Jepang dan Thailand.

Selain melibatkan para pengusaha hipermarket, seminar ini juga akan diikuti kelompok atau asosiasi konsumen dalam dan luar negeri.

"Event ini merupakan ajang pameran dan bisnis serta pertemuan bisnis antara pelaku usaha produk halal dengan para pelaku usaha lainnya serta sebagai tempat transaksi ritel dengan masyarakat konsumen," ujar Kepala LPPOM MUI Babel, Nardi Pratomo kepada bangkapos.com, Selasa (4/7).

Ia mengungkapkan pelaksanaan event ini didukung penuh oleh Gubernur Erzaldi, dimana gubenur telah meminta perwakilan dari LPPOM MUI untuk menyiapkan segala sesuatunya terkait pelaksanaan acara mendatang.

"Yang kita lakukan antara lain solidkan koordinasi antara LPPOM MUI pusat dan Babel, sosialisasi kepada peserta luar negeri, kemudian menyiapkan objek wisata dan komunitas agar peduli halal sehingga mereka nantinya bisa menyambut tamu dengan baik," jelas Nardi.

Diungkapkannya industri pariwisata halal menjadi salah satu sektor kepariwisataan yang diperhitungkan. Mengingat Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia tentu memiliki potensi besar untuk berkembang pesat.

"Selama ini pameran dan seminar halal internasional dilaksanakan di Jakarta, nah Babel ingin mengambil peluang baik ini dengan tujuan menghidupkan peduli halal di masyarakat, dan juga meningkatkan industri pariwisata Babel agar semakin banyak orang berkunjung ke sini," pungkasnya.

Meski bukan pekerjaan mudah, namun Nardi optimistis event ini berlangsung sukses. Karena itu pihaknya mengajak seluruh pebisnis dan produsen lokal untuk mempersiapkan produk yang ingin dipasarkan.

"Kita berharap produk Babel bisa bersaing dan go internasional, melalui event ini juga membuka wawasan masyarakat untuk aware terhadap produk luar yang masuk apakah produk tersebut halal atau tidaknya," tukasnya.

Untuk diketahui event ini akan mengagendakan wisata ke objek wisata dan destinasi perkampungan yang peduli terhadap halal.

"Misalnya kita akan programkan peserta berkunjung ke lokasi perkampungan pecinan (kampung orang cina) di Belinyu, nah meskipun mereka bukan muslim tetapi jika mereka peduli halal maka ini menjadi daya tarik bagi peserta internasional nantinya," kata Nardi.

Penulis: khamelia
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help