Home »

Lokal

» Bangka

Ditambang Warga, Tanggul PDAM di Kolong Mera Jebol

Wellindra Bashir menyesalkan kondisi ini apalagi warga yang menambangnya tidak bertanggung jawab, entah kemana.

Ditambang Warga, Tanggul PDAM di Kolong Mera Jebol
ist
Dirut PDAM Tirta Bangka Wellindra Bashir saat mengawasi pembuatan pok atau dam Kolong Pasir Mera, Rabu (5/7/2017) di Kolong Pasir Mera Belinyu. 

Diakuinya sejak Senin (3/7/2017) malam, ia langsung meluncur ke Kecamatan Belinyu begitu mendapat laporan dari Kepala Cabang Belinyu PDAM Tirta Bangka.

Wellindra meneruskan laporan ini kepada Bupati Bangka H Tarmizi Saat untuk meminta petunjuk dan saran atas musibah banjir bandang yang meluap dan menjebol pok yakni dam penahan limpasan air dari luar area.

"Setelah saya mendapat petunjuk dari bapak bupati saya langsung berkoordinasi dengan pak camat, wastam dan kapolsek serta koramil hal ini terkait dengan air baku dan fasilitas umum," tegas Wellindra.

Sesampai di lokasi pukul 20.00 WIB ia langsung menurunkan satu alat excavator untuk gerak cepat.

"Saya kumpul kan staf dan melakukan briefing. Intinya masalah sudah depan mata jangan cari siapa yang salah tapi bersatu dan satukan ide dan pemikiran untuk mencari solosi tercepat, efektif dan skala prioritas sehingga penimbunan pada Senin malam nya sampai jam 01.00 WIB untuk sementara dapat ditahan dulu air bahnya?" jelas Wellindra.

Pengerjaan dilanjutkan Selasa (4/7/2017) dimana pihaknya melakukan pelebaran dan penebalan serta peninggian pok atau dam sekitar kurang lebih 400 meter dengan menggunakan dua alat excavator

Diakui Wellindra dampaknya saat ini air ke pelanggan PDAM terjadi perubahan agak kepuh karena limbahnya di bawah mulai mendekati pompa air baku

Untuk antisipasi air baku tersebut pihaknya melepaskan tawas ke kolong yang airnya cukup keruh dan butek agar plok-ploknya kotorannya tidak ikut kawasan pompa. Hal ini lanjutnya efektif belajar dari beberapa kajadian sebelumnya.

"Atas nama manajemen dan saya pribadi selaku dirut mohon maaf dengan pelanggan Cabang Belinyu atas ketidaknyamanan pelayanan ini dan saya pastikan saya belum akan pulang ke Sungailiat sebelum saya pastikan normal. Akan saya cek sampai ke kran dalan rumah dan bak penampung nya.
Biar clear laporan saya ke Pak Bupati Tarmizi Saat," harap Wellindra yang juga melaporkan
setiap progres capaian evakuasi di lapangan saya laporkan ke what apps dengan bupati.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help