Akhirnya Jailani Serahkan Memori Banding Terpidana Mati Aliong

Penyerahan memori banding kata Jailani merupakan bukti keseriusannya membela klien, Aliong (39), yang divonis mati

Akhirnya Jailani Serahkan Memori Banding Terpidana Mati Aliong
bangkapos/ferry laskari
Aliong saat di PN Sungailiat, Selasa (13/6/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Akhirnya, memori banding si terpidana mati, Aliong (39) diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Kamis (6/7/2017).

Jailani, Pengacara Terpidana Mati, Aliong (39) dikonfirmasi Bangka Pos Group, Kamis (6/7/2017) memastikan hal itu.

"Sudah dimasukan memori bandingnya ke bidang pidana PN Sungailiat. Memori banding diterima oleh Pak Hery (Panmud Bidang Pidana PN Sungailiat)," jelas Jailani.

Penyerahan memori banding kata Jailani merupakan bukti keseriusannya membela klien, Aliong (39), yang divonis mati oleh PN Sungailiat, dua pekan silam. "Kita serius dalam upaya banding terkait putusan banding yang tempohari dijatuhkan pengadilan pada klien kami," katanya.

Mengenai isi memori banding yang sudah baru saja diserahkan ke PN Sungailiat, Kamis (6/7/2017), Jailani menjabarkannya secara jelas.

"Intinya dalam memori banding, kami menyatakan tidak sependapat dengan hakim PN Sungailiat, tentang vonis hukuman mati yang dijatuhkan pada klien kami (Aliong)," katanya.

Karena menurut Jailani, kebenaran materil dalam perkara pidana kasus pembunuhan itu tidak dapat dibuktikan. "Sebab kalau dibilang klien kita membunuh hanya karena alasan uang Rp 300 ribu, kemudian membunuh korban, tidak mungkin itu. Apalagi sampai dua orang korbannya," tegasnya.

Dengan demikian katanya, kebenaran materil tdiak bisa dibuktikan di persidangan, walau terdakwa mengaku perbuatannya.

"Penyebab dia (Aliong) melakukan pembunuhan , motif tidak terungkap dalam persidangan. Karena kalau keterangan terdakwa hanya dikarenakan uang Rp 300 ribu tersebtu, menurut kami sangat tidak masuk akal," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved