Hadir di Rapat Tiba-tiba, Bagi Erzaldi Inflasi Babel Permasalah Penting

Keinginan Erzaldi Rosman hadir dalam rapat ini karena menurutnya masalah inflasi di Bangka Belitung merupakan hal penting

Hadir di Rapat Tiba-tiba, Bagi Erzaldi Inflasi Babel  Permasalah Penting
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
rapat Pemerintah Daerah Prov.Kep Bangka Belitung bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bangka Belitung dan empat maskapai yang beroperasi di Bangka Belitung di Kantor Gubernur Provinsi Kep. Bangka Belitung 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Di akhir rapat Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung bersama BPS, Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, dan maskapai yang diakomodir oleh Sekertaris Daerah Prov. Bangka Belitung Yan Megawandi, Gubernur Provinsi Kep Bangka Belitung Erzaldi Rosman tiba-tiba hadir di ruang rapat.

Keinginan Erzaldi Rosman hadir dalam rapat ini karena menurutnya masalah inflasi di Bangka Belitung merupakan hal penting yang harus dituntaskan karena menjadi perhatian pemerintah pusat.

"Rapat dengan forum instansi vertikal dan lainnya akan menjadi pertemuan rutin. Tingkat inflasi di Babel sebenarnya tak menjadi perhatian masyarakat kita karena sebetulnya mereka sudah terbiasa dengan barang mahal. Ketika mereka terbiasa dengan harga mahal maka mereka berkerja keras. Namun itu cukup untuk makan sehari-hari saja. Mereka tak punya daya beli untuk merasakan liburan ke luar kota," ujar Erzaldi Rosman berusaha mencairkan suasana rapat yang tegang.

Kesepakatan menaikkan tarif batas bawah atau menurunkan tarif batas atas oleh maskapai menurutnya tak akan membuat rugi maskapai karena dapat menarik minat kunjungan pariwisata.

Tak tanggung ia pun menyebutkan bahwa di masa pemerintahannya tiap kabupaten wajib membuat event acara minimal delapan kali selama satu tahun dan berbagai event internasional yang akan terselengara di Bangka Belitung.

Senada Kepala Kantor Bank Indonesia perwakilan Bangka Belitung, Bayu Martanto juga menyebutkan bahwa stabilitas angka inflasi harus dijaga karena tingginya angka inflasi akan berdampak negatif pada iklim usaha.

"Image Bangka Belitung bisa tidak baik. Karna salah satu ketertarikan orang luar berinvestasi akan melihat dulu biaya hidup dan upah di daerah tersebut,"jelas Bayu.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved