Tekan Inflasi Babel, Inilah Saran Dari Bank Indonesia

Lebaran kemarin prediksi kita harga bahan makanan mahal ternyata masalah harga makanan ini bisa diredam. Sayangnya tiket pesawat gejolak

Tekan Inflasi Babel, Inilah Saran Dari Bank Indonesia
bangkapos.com/Zulkodri
Kepala Perwakilan Bank BI, Bayu Martanto 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Guna menekan tingginya angka inflasi, kantor perwakilan Bank Indonesia cabang Bangka Belitung melalui Bayu Martanto mengkritisi metode pengambilan data yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kep Bangka Belitung.

Tarif angkutan udara pasalnya menjadi komponen penyumbang inflasi tertinggi di Bangka Belitung sejak 2016 lalu.

Selain memberi saran terhadap metode pengambilan data oleh BPS, hasil rapat bersama empat maskapai pun sementara menyepakati agar masing-masing maskapai mentaati tarif batas bawah dan tarif batas atas yang telah ditentukan sesuai Kementrian Perhubungan RI nomor 14 tahun 2016.

Sembari menunggu rancangan penentuan tarif batas bawah dan tarif batas atas khusus Provinsi Kep Bangka Belitung yang disepakati maskapai dan Dinas Perhubungan Prov Kep. Bangka Belitung terhadap dua rute penerbangan Pangkalpinang-Jakarta dan Tanjungpandan-Jakarta

"Lebaran kemarin prediksi kita harga bahan makanan mahal ternyata masalah harga makanan ini bisa diredam. Sayangnya tiket pesawat gejolak harganya tinggi sekali," ujar Bayu Martanto, Kamis (6/7) kepada Bangka Pos usai rapat bersama maskapai.

Ia pun turut mengapresasi ide rapat mengenai kesepakatan tarif harga khusus Bangka Belitung oleh maskapai guna mencegah persaingan harga yang tak sehat.

"Saat low season harga murah sekali sedangkan kalau high season harga tinggi sekali. Kepada BPS kami menyarankan agar mengambil data tidak di satu titik (beberapa hari sebelum high season). Tapi pengambilan data diambil dari banyak titik kemudian dirata-ratakan. Kami akan membuktikan mana yang lebih representatif nantinya," usul Bayu.

Salah satu perwakilan maskapai Garuda Indonesia Susan menanggapi ide penentuan tarif bawah dan atas angkutan udara khusus Bangka Belitung. Mewakili maskapai yang lain ia mengaku tak keberatan akan bersepakat menentukan tarif tiket angkutan udara.

Namun menurutnya, Pemerintah Daerah Provinsi Kep Bangka Belitung harus menyurati resmi kepada manajemen pusat maskapai.

"Inflasi di Bangka Belitung besar padahal keuntungannya gak kelihatan. Perihal data kami bersedia namun kita ada birokrasi (manajemen pusat maskapai). Pada dasarnya maskapai mendukung menekan inflasi," ujar GM Garuda Indonesia Susan bersama Districk Manager Sriwijaya Air Kian Se.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help