Bisakah Paru-paru Kembali Normal Setelah Berhenti Merokok?

Paru-paru dapat dipulihkan kembali sampai pada batas tertentu setelah Anda berhenti merokok.

Bisakah Paru-paru Kembali Normal Setelah Berhenti Merokok?
http://sehatplan.com
Ilustrasi 

Seorang perokok aktif yang sudah berpengalaman sekalipun tahu bahwa rokok memiliki efek samping yang sangat luas bagi tubuh dan dapat berujung pada kematian.

Namun, tahukah Anda bahwa pada saat merokok, lapisan paru-paru meradang dan teriritasi? Beberapa jam setelah merokok, rambut mungil yang melapisi paru-paru (silia) lumpuh sementara.

Akibatnya, silia menjadi tidak efektif dalam membersihkan lendir dan partikel debu di saluran udara.

Selain itu, rokok juga menyebabkan peningkatan produksi dan ketebalan lendir.

Hal ini karena silia yang lumpuh sementara tidak bisa membersihkan lendir sehingga terjadi penumpukan di saluran udara yang menyumbat dan menimbulkan batuk hingga bronkitis kronis.

Untungnya, paru-paru dapat dipulihkan kembali sampai pada batas tertentu setelah Anda berhenti merokok.

Penasihat ilmiah senior untuk American Lung Association dan spesialis pengobatan paru, Dr Norman Edelman, mengatakan, hingga sepekan setelah berhenti merokok, mantan perokok akan bisa bernafas lebih lega saat berolahraga.

Menurut Edelman, hal itu terjadi karena berkurangnya gangguan pengangkut oksigen akibat rokok.

Alasan lainnya, peradangan di lapisan saluran udara berkurang karena tidak lagi terpapat zat iritasi asap. Berkurangnya pembengkakan akan memberi lebih banyak ruang bagi udara untuk mengalir melalui lorong-lorong pernafasan.

Anda mungkin juga akan lebih banyak batuk selama beberapa minggu pertama setelah berhenti, tetapi hal ini bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help