BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

KIP Beroperasi di Pesaren, Nelayan dan LKPI Ngadu ke Polsek Belinyu

Direktur LKPI Bangka Hanif mengungkapkan, KIP itu beroperasi di daerah tangkapan nelayan dan sejak lama nelayan menolak

KIP Beroperasi di Pesaren,  Nelayan dan LKPI Ngadu ke Polsek Belinyu
Istimewa
Nelayan Belinyu dan pengurus Lembaga Kelautan Perikanan Indonesia (LKPI) Bangka, Sabtu (8/7/2017) kemarin, mendatangi Mapolsek Belinyu, untuk mengadukan satu unit Kapal Isap Produksi (KIP) yang beroperasi di Laut Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Nelayan Belinyu dan pengurus Lembaga Kelautan Perikanan Indonesia (LKPI) Bangka, Sabtu (8/7/2017) kemarin, mendatangi Mapolsek Belinyu, untuk mengadukan satu unit Kapal Isap Produksi (KIP) yang beroperasi di Laut Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu.

Direktur LKPI Bangka Hanif mengungkapkan, KIP itu beroperasi di daerah tangkapan nelayan dan sejak lama nelayan menolak penambangan bentuk apapun.

Baca: Usai Datangi Polsek Belinyu, Nelayan dan LKPI Langsung Naik ke KIP

"Dalam pertemuan di Polsek Belinyu kemarin, nelayan dan LKPI minta kepada Polsek Belinyu, supaya ada mediasi dengan pihak yang memegang IUP yakni PT Timah, Polsek minta agar mediasi dilaksanakan hari Senin besok," kata Hanif kepada bangkapos.com Minggu (9/7/2017).

Kapolsek Belinyu Kompol Jimmy Kurniawan membenarkan soal kedatangan,l nelayan dan LKPI ke Polsek Belinyu kemarin.

"Nelayan dan LKPI mempertanyakan soal beroperasinya KIP di Pesaren. Kami sarankan untuk mediasi dengan PT Timah, rencananya Senin besok di Kantor PT Timah," ujar Jimmy.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help