BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Inilah Empat Poin Kesepakatan PT Timah dan Nelayan Belinyu

KIP PT Timah tidak boleh menambang di Laut Pesaren, karena Pesaren bukan termasuk WIUP PT Timah.

Inilah Empat Poin Kesepakatan PT Timah dan Nelayan Belinyu
Bangkapos/Riyadi
Nelayan dari Dusun Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu dan Pengurus Lembaga Kelautan Perikanan (LKPI) Bangka, Senin (10/7/2017) menggelar demo menolak Kapal Isap Produksi (KIP), di Kantor Unit Laut Bangka (ULB) Belinyu.

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aksi demo menolak KIP di Laut Pesaren Belinyu, Sabtu (10/7/2017), akhirnya selesai dengan damai.

Kedua belah pihak yakni PT Timah dan nelayan/masyarakat Pesaren Pantai, menandatangani kesepakatan bersama, di Kantor ULB (Unit Laut Bangka) di Belinyu.

Usai penandatanganan kesepakatan massa dari Dusun Pesaren, langsung membubarkan diri dan pulang ke arah Pesaren.

Kadus Pesaren Feriyanto mengatakan, kedua belah pihak komitmen dengan kesepakatan ini.

"Syukur lah semua sudah selesai, kesepakatan bersama ini jadi pegangan bersama," ujar Feriyanto (Asen) usai penandatanganan tersebut.

Kepala KIP Anugerah Berkah Utama PT Timah Krista mengatakan, KIP PT Timah tidak boleh menambang di Laut Pesaren, karena Pesaren bukan termasuk WIUP PT Timah.

"Kemarin kapal kami sedang rusak rader dan hidroliknya, jadi radernya menggantung, ini yang kemarin kami perbaiki, tapi kami tidak menambang di situ, setelah selesai diperbaiki kami langsung keluar dari Pesaren, dan kami tidak menambang di Laut Pesaren," ujar Krista.

Isi surat Kesepakatan Bersama Antara PT Timah dan Nelayan Pesaren

1. PT Timah tidak akan menambang di Laut Pesaren dikarenakan tidak masuk wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) PT Timah.

2. PT Timah akan melakukan rehabilitasi karang dengan program penenggelaman fish shelter (terumbu karang buatan) disekitar Laut Pesaren.

3. Jika ada KIP PT Timah yang berlabuh di Laut Pesaren dan sekitarnya, karena kerusakan peralatan maka pihak PT Timah akan koordinasi dengan perangkat Desa Bintet, Dusun Pesaren Pantai dengan kesepakatan Pihak PT Timah berjaji tidak akan melakukan penambangan dan uji coba KIP di Laut Pesaren.

4. Pihak PT Timah berjanji akan mengeluarkan KIP yang rusak tersebut dalam waktu selambat-lambatnya 2x24 jam terhitung dari mulainya berlabuh.

Surat Kesepakatan antara PT Timah dan Nelayan/masyarakat Pesaren itu ditandatangani Feriyanto (Kadus Pesaren) dan Waka ULB PT Timah, Wijaya.

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help