Home »

Lokal

» Bangka

Masyarakat Bangka Berubah Dak Kawa Nyusah Ketika Diperbolehkan Menambang Timah

Gubernur mengatakan sudah saatnya masyarakat Babel merubah mindset dari masyarakat penambang menjadi petani.

Masyarakat Bangka Berubah Dak Kawa Nyusah Ketika Diperbolehkan Menambang Timah
Bangkapos.com/Nurhayati
Staf Ahli Gubernur Babel Marwan menghadiri panen padi di lahan eks tambang timah di Kelurahan Sinar Jaya, Senin (10/7/2017) .  

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Babel H Erzaldi Rosman mengingatkan sudah saatnya masyarakat di Babel merubah mindset dari masyarakat penambang menjadi petani.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Babel H Marwan saat mewakili Gubernur pada kegiatan panen padi sawah di eks tambang timah di Kelurahan Sinar Jaya, Sungailiat, Senin (10/7/2017).

Menurut Marwan, Gubernur sebenarnya ingin hadir pada kegiatan tersebut, namun berhalangan karena harus menghadiri rapat paripurna di DPRD Babel.

"Dulu kita tahu orang tua kita sebelum tambang diperbolehkan, orang tua kita adalah petani tanggung mereka berkebun sahang selain sabar, ulet, tekun dan kerja keras berminggu-minggu mereka tidak pulang ke rumah biasanya mereka pulang hanya hari Jumat saja. Artinya pada saat itu masyarakat kita memiliki budaya kerja keras yang luar biasa dalam bertani dan berkebun," ungkap Marwan.

Namun ketika masyarakat diperbolehkan menambang ada saat itu masyarakat di Kabupaten Bangka khususnya dan masyarakat di Babel umumnya berubah lmind set dan budayanya.

"Masyarakat kita ketika diperbolehkan menambang banyak yang kaya mendadak tetapi banyak juga yang bangkrut mendadak. Masyarakat begitu mudah mencari uang begitu mudah mencari uang sehingga semangat kerja keras dan tekun itu mulai hilang. Masuklah masyarakat kita ke budaya dak kawa nyusah," sesal Marwan.

Mind set masyarakat berubah karena terlena dengan penambangan. Untuk merubah kembali agar budaya masyarakat menjadi kuat dan tangguh kerja keras ia menilai perlu peran serta semua pihak untuk memotivasi, memberikan inspirasi dan menggerakan masyarakat kembalu bertani dan berkebun.

Dia memuji Bupati Bangka H Tarmizi Saat yang tidak hanya memberi contoh tetapi sudah menjadi contoh mengajak masyarakat bertani dan berkebun.

"Ia menyuruh masyarakat bertani dia sudah bertani, nyuruh orang nanam sahang kebunnya lebih luas daripada kita, nyuruh orang tambak ikan, ikannya sudah besar-besar kita baru mau mulai," puji Marwan.

Menurutnya perlu pemimpin seperti ini untuk mengerakan dan memotivasi masyarakat untuk mengembalikan dari semangat dak kawa nyusah menjadi semangat yang tangguh seperti dahulu.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help