BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Ini Alasan Nelayan Pesaren Minta PT Timah Rehabilitasi Terumbu Karang

Poin ini muncul dan disepakati bersama, karena nelayan Pesaren juga memiliki alasan yang mendasar kenapa rehabilitasi

Ini Alasan Nelayan Pesaren Minta PT Timah Rehabilitasi Terumbu Karang
Bangkapos.com/Riyadi
Pengawas KIP PT Timah Supandi (seragam dinas lapangan warna biru) saat menjelaskan persoalan kenapa KIP PT Timah sampai berada di Pesaren. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dalam kesepakatan antara PT Timah dan Nelayan Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu, Senin (10/7/2017) di Kantor Unit Laut Bangka (ULB) PT Timah di Belinyu, terdapat poin bahwa PT Timah akan melakukan rehabilitasi karang dengan program penenggelaman fish shelter (terumbu karang buatan) disekitar Laut Pesaren.

DOKUMEN KESEPAKATAN -- Demo tolak KIP yang dilakukan Nelayan Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu, Senin (10/7/2017) di Kantor Unit Laut Bangka (ULB) Belinyu, diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama. Lihat foto (isi kesepakatan).
DOKUMEN KESEPAKATAN -- Demo tolak KIP yang dilakukan Nelayan Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu, Senin (10/7/2017) di Kantor Unit Laut Bangka (ULB) Belinyu, diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama. Lihat foto (isi kesepakatan). (Bangkapos/Riyadi)

Poin ini muncul dan disepakati bersama, karena nelayan Pesaren juga memiliki alasan yang mendasar kenapa rehabilitasi terumbu karang harus dilakukan.

Kadus Pesaren Feriyanto (Asen) mengungkapkan, rehabilitasi terumbu karang harus dilakukan, karena saat KIP PT Timah masuk (perbaikan rader dan hidrolik KIP) di Laut Pesaren, ada dampak yang ditimbulkan di dasar laut berupa palung dan rusaknya terumbu karang di sekitar palung.

"Demo kemarin kan diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama, salah satu diantara poin kesepakatan yaitu bahwa PT Timah akan melakukan rehabilitasi karang dengan program penenggelaman fish shelter (terumbu karang buatan) disekitar Laut Pesaren, kenapa harus direhabilitasi karena ada terumbu karang yang rusak, disana juga timbul palung, disekitar palung terumbu kurangnya rusak, akibat dari kegiatan (perbaikan KIP, bukan menambang) kapal isap beberapa hari lalu," ujar Asen kepada bangkapos.com Selasa (11/7/2017).

Selama ini dasar laut Pesaren tidak pernah ada palungnya, terumbu karang juga utuh.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help