BangkaPos/

Selundupkan Tramadol ke Lapas, Seorang Pria Digiring ke Kantor Polisi

Seorang pengunjung Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II Tanjungpandan, Belitung yang membawa obat tramadol,

Selundupkan Tramadol ke Lapas, Seorang Pria Digiring ke Kantor Polisi
Pos Belitung/Disa Aryandi
Kapolres Belitung AKBP Sunandar. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Seorang pengunjung Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II Tanjungpandan, Belitung yang membawa obat tramadol, kemudian disembunyikan didalam nasi bungkus, kini dibawa oleh petugas ke Polres Belitung.

Lelaki itu berinisial AK, yang ketahuan membawa benda tersebut saat petugas melakukan penggeledahan dipintu masuk.

"Ya sudah kami tangani, dan sekarang sudah kami amankan. Dia (AK) membawa tramadol, tetap kami proses hukum dan sekarang masih kami kembangkan," ucap Kapolres Belitung AKBP Sunandar kepada posbelitung.com, Rabu (12/7/2017).

Dikutip dari http://Alodokter.com, tramadol adalah salah satu obat jenis obat pereda sakit yang kuat dan digunakan untuk menangani rasa sakit tingkat sedang hingga berat, misalnya rasa nyeri setelah operasi.

Tramadol memengaruhi reaksi kimia di otak dan sistem saraf yang pada akhirnya mengurangi sensasi rasa sakit.

Anjuran untuk mengonsumsi tramadol adalah tiap 4-6 jam sekali, tapi tidak boleh lebih dari 400 mg dalam satu hari. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help