Yusril: Kacau Jika Ormas Dibubarkan Atas Persepsi Presiden

Yusril Ihza Mahendra mempertanyakan persepsi presiden soal Pancasila terkait dengan pengumuman Perppu ormas.

Yusril: Kacau Jika Ormas Dibubarkan Atas Persepsi Presiden
KOMPAS.com/Kahfi Dirga Cahya
Yusril Ihza Mahendra di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (15/9/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Yusril Ihza Mahendra mempertanyakan persepsi presiden soal Pancasila terkait dengan pengumuman Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang rencananya akan diumumkan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat siang ini pada Rabu (12/7/2017).

Yusril mengatakan bahwa penilaian soal pembubaran Ormas yang tadinya melalui mekanisme pengadilan, bisa berubah ke pilihan subjektif presiden jika Perppu itu disahkan.

"Sebelumnya dengan Undang Undang Ormas yang ada sekarang itu pengadilan yang menilai," kata Yusril saat ditemui di kantor Ihza & Ihza Law Firm, Kasablanka, Jakarta Selatan pada Rabu(12/7/2017).

Baca: Pemerintah Terbitkan Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila

Ia menambahkan bahwa kekacauan bisa terjadi jika penilaian soal ormas yang harus dibubarkan hanya lewat subjektivitas presiden tanpa melewati mekanisme penilaian pengadilan.

"Nah kalau sekarang pengadilan tidak lagi berperan tapi subjektif presiden bisa menilai itu. Artinya, apa persepsi Pak Jokowi soal Pancasila? Bisa rusak negara ini kalo gitu caranya," ujar Yusril.

Pasca wawancara, Yusril kemudian masuk ke dalam kantornya untuk menemui perwakilan dari Hizbut Tahrir Indonesia yang telah datang sebelumnya.

Perppu Ormas Beri Kewenangan Pembubaran Kepada Kemenkumham dan Kemendagri

Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Penggganti Undang-Undang (Perppu) nomor 2 tahun 2017, atas Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (ormas).

Perppu tersebut dikeluarkan untuk membubarkan ormas yang tidak sesuai dengan Pancasila, dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved