BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Bayi Malang Ini Diasuh di Pesantren, Orangtuanya Hingga Kini Tak Diketahui

Orangtua bayi yang belum diketahui identitasnya, meninggalkan surat wasiat, agar bayi itu diasuh oleh pihak pesantren

Bayi Malang Ini Diasuh di Pesantren, Orangtuanya Hingga Kini Tak Diketahui
Bangkapos/Fery Laskari
Sesosok bayi ditemukan di Trotoar Jl Raya Jelitik, antara Komplek Dwi Kwan In dengan Pondok Pesantren Daar Muttaqien Sungailiat. Tampak bayi digendong warga (hijap biru hitam) dan penghuni Ponpes Daar Muttaqien (hijap coklat), Kamis (15/7/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Nasib bayi malang yang dibuang orangtuanya beberapa waktu lalu di Trotoar Jl Jeliti Sungailiat Bangka, baik-baik saja.

Kondisinya, masih berada dalam asuhan pihak Pondok Pesantren Daar Muttaqin Jeliti Sungailiat. Sementara itu, penyelidikan polisi terkait siapa orangtua bayi, belum membuahkan hasil.

Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kapolsek Sungailiat AKP Yudha dikonfirmasi hal ini, Kamis (13/7/2017) mengakuinya.

"Kondisi bayi itu baik-baik saja. Bayi itu masih berada dalam asuhan pihak pondok pesantren (Daar Muttaqin)," kata Kapolsek.

Kenapa bayi ini masih berada di Pondok Pesatren Daar Muttaqin, Kapolsek menyebut alasannya sudah jelas.

Orangtua bayi yang belum diketahui identitasnya, meninggalkan surat wasiat, agar bayi itu diasuh oleh pihak pesantren setempat.

"Karena suratnya begitu, makanya tidak ada pihak yang berani mengadopsinya," kata Kapolsek.

Kapolsek mengaku, pihaknya masih terus menyelidiki siapa orangtua bayi ini. Penggalian informasi dari berbagai pihak, telah dilakukan. Namun polisi belum dapat memastikan, siapa orangtua bayi yang dimaksud.

"Kita belum tahu siapa orangtua bayi ini. Yang jelas, akan terus kita lakukan penyelidikan," katanya.

Sebelumnya disebutkan, sesosok bayi dibuang. Orok yang masih memerah itu diletakan di trotoar Jl Jelitik antara Komplek Dwi Kwan In dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Daar Muttaqien Sungailiat, 14 Juni 2017.

Bayi itu diamankan oleh Pengurus Ponpes Daar Muttaqien Sungailiat. Keberadaan bayi di Ponpes membuat berbagai kalangan datang. Sebagian dari mereka bermaksud mengadopsi bayi ini.

Pertama kali, bayi ini ditemukan oleh orang-orang etnis keturunan China, yang bermukim di daerajh setempat.. Kemudian warga lapor ke Babinsa, dan Polsek datang ke Ponpes ini.

Pihak Polsek Sungailiat meminta bayi itu sementara waktu dititipkan di Ponpes Daar Muttaqien Sungailiat.

Alasanya, ditemukan surat wasiat, diduga dari orangtua bayi yang berpesan agar bernama Alfaqi Jibril Bahri.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help