Dibunuh 4 Pria Mabuk, Bos Tambak Ikan Asal Pangkalpinang Tak Sempat Antar Anak ke Sekolah

Keinginan Leonaris Sihombing mengantar anaknya ke sekolah taman kanak-kanak (TK) kandas.

Dibunuh 4 Pria Mabuk, Bos Tambak Ikan Asal Pangkalpinang Tak Sempat Antar Anak ke Sekolah
bangkapos/deddy marjaya
Tersangka saat digiring polisi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Keinginan Leonaris Sihombing mengantar anaknya ke sekolah taman kanak-kanak (TK) kandas.

Dia lebih dulu dijemput ajal, meninggalkan istri dan anaknya.

Keluarga menilai Leonaris tipe pria pekerja keras.

Bobi, kakak Leonaris Sihombing, mengatakan pihak keluarga tak menuntut banyak.

Keluarga, katanya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada polisi.

"Kalau dari kami semua serahin ke proses hukum, tentu dengan hukum yang sesuai, kami tidak terlalu memaksakan, hanya pengen seadil-adilnya saja," kata Bobi di Polsek Simpangkatis, Rabu (12/7/2017).

Bobi menceritakan ada satu keinginan korban yang belum tercapai hingga ajal menjemput.

Keinginan ini ialah mengantar anaknya duduk di bangku taman kanak-kanak (TK).

Menurutnya, Leonaris adalah pekerja keras. Hal itu dilakukan untuk mencari biaya anaknya bersekolah.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Frenky Yushandi, Kapolsek Simpang Katis AKP Iskandar dan KBO Reskrim Polres Banteng menunjukkan barang bukti tewasnya Leon Naris Sihombing dengan 4 tersangka di Polsek Simpang Katis Rabu (12/7/2017).
Kapolres Bangka Tengah AKBP Frenky Yushandi, Kapolsek Simpang Katis AKP Iskandar dan KBO Reskrim Polres Banteng menunjukkan barang bukti tewasnya Leon Naris Sihombing dengan 4 tersangka di Polsek Simpang Katis Rabu (12/7/2017). (Bangkapos/Deddy Marjaya)

"Anak korban ada satu, umurnya lima tahun, sudah masuk sekolah, beliau kerja keras sampai malam itu untuk sekolah anak," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help