SMPN 2 Pangkalpinang Prioritaskan Siswa Punya Piagam, Arlifah: Kami Mengacu Pada Perwako

Hal itu karena kami mengacu kepada Perwako (Peraturan Walikota--red) termasuk peraturan dari Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang,

SMPN 2 Pangkalpinang Prioritaskan Siswa Punya Piagam, Arlifah: Kami Mengacu Pada Perwako
Bangkapos/Ryan Agusta
Ketua panitia pendaftaran calon siswa SMPN 2 Pangkalpinang, Arlifah 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Sejumlah orang tua calon siswa, Rabu (12/7/2017) sempat protes lantaran anak asuhnya tak dapat ikut mendaftarkan diri di sekolah yang menjadi pilihannya.

Hal ini terjadi  di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Pangkalpinang lantaran pihak sekolah setempat memperioritaskan calon siswa yang memiliki piagam prestasi bakat yang diperoleh dari sekolah asal calon siswa tersebut.

"Ya tadi pagi di sekolah itu (SMPN 2 Pangkalpinang--red) sempat sejumlah orang tua atau wali murid ribut dan protes lantaran pihak panitia pendaftaran calon siswa baru di sekolah itu memperioritaskan calon siswa yang punya piagam prestasi dalam bakat," kata salah seorang orang tua calon siswa, Nasrun (65) kepada bangkapos.com, Rabu (12/7/2017) ditemui di kediamannya.

Nasrun mengaku ia sendiri merasa bingung lantaran pihak panitia sekolah setempat menerapkan aturan seperti itu. Sebab ia sendiri merasa miris lantaran pihak sekolah terkesan mengkesampingkan calon siswa didik yang memiliki prestasi di bidang akademik atau nilai hasil ujian akhir.

"Kalau pola aturannya seperti itu kasihan calon siswa yang punya nilai baik justru tersingkir. Dampaknya nanti siswa akan lebih santai belajar akademik sebaliknya lebih memikirkan piagam prestasi dalam bakat," sesalnya.

Sementara itu pihak panitia pendaftaran siswa baru SMPN 2 Pangkalpinang, Arlifah justru tak menampik jika pihaknya selama proses pendaftaran calon siswa baru di SMPN 2 Pangkalpinang menerapkan aturan lebih memperioritaskan para calon siswa yang memiliki piagam dari hasil prestasi bakat (jalur bakat).

"Hal itu karena kami mengacu kepada Perwako (Peraturan Walikota--red) termasuk peraturan dari Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang," katanya saat ditemui di SMPN 2 Pangkalpinang yang terletak di lingkungan Kacang Pedang, Pangkalpinang.

Kembali disinggung seperti apa pola penetapan skala prioritas bagi para calon siswa baru dapat atau berhak untuk mendaftar di sekolah setempat, namun Arlifah mengaku pihaknya menerapkan pola acuan rangking nilai NEM (nilai evaluasi murni) tertinggi.

Sesuai dengan kuota yang telah ditentukan oleh pihak Disdik Kota Pangkalpinang ditegaskanya jika SMPN 2 Pangkalpinang hanya dapat menerima siswa baru sekitar 200 orang atau beda kuota tiap-tiap sekolah setingkat SMP yang tersebar di wilayah Kota Pangkalpinang.

Ia menambahkan seluruh berkas pendaftaran calon siswa baru SMPN 2 Pangkalpinang selanjutnya sore itu juga setelah dikumpulkan oleh panitia langsung diserahkan ke Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang.

"Jadi baru besok pengesahan berkasnya dan kemungkinan besok itu juga sudah dapat diketahui atau diumumkan oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang siapa saja para calon siswa yang lolos diterima di sekolah kita ini," terangnya.

Penulis: ryan augusta
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved