BangkaPos/

Selundupkan Obat ke Lapas via Nasi Bungkus, Pria Ini Cuma Dikenai Wajib Lapor

Pemuda berinisial AJ (25) tersebut kemarin, sudah dikembalikan kepada orang tuanya, setelah sempat diamankan oleh polisi 1 X 24 jam

Selundupkan Obat ke Lapas via Nasi Bungkus, Pria Ini Cuma Dikenai Wajib Lapor
ist
Obat tramadol yang disembunyikan oleh salah satu pengunjung Lapas Klas II Tanjungpandan didalam nasi bungkus, Rabu (12/7).

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG --Penyelundup obat pereda rasa sakit dengan modus disembunyikan didalam nasi bungkus, untuk salah satu penghuni Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II B Tanjungpandan, Belitung kini hanya dikenakan wajib lapor oleh aparat kepolisian.

Pemuda berinisial AJ (25) tersebut kemarin, sudah dikembalikan kepada orang tuanya, setelah sempat diamankan oleh polisi 1 X 24 jam. Warga Dusun Air Raya Barat I, Desa Air Raya, Kecamatan Tanjungpandan itu wajib melaporkan diri selama dua kali dalam seminggu.

"Dia (AJ) sudah kami kembalikan ke orang tuanya, dan orang tua yang bersangkutan sudah kami panggil. Dia sekarang hanya kami kenakan wajib lapor," kata Wakapolres Belitung Kompol Susanto kepada Posbelitung.com, Jumat (14/7/2017).

Sebelumnnya, satu bundel nasi bungkus, dengan tentengan plastik bening sebagai modus operandi seorang bujangan berinisial AJ untuk memasukan obat pereda rasa sakit, diduga untuk mabuk. Obat itu rencana akan diberikan kepada seorang warga binaan di Lapas.

Posisi obat ini, tersimpan bersama gumpalan nasi, ayam goreng, tempe dan saos. Beruntung petugas pintu penjaga Lapas mengagalkan aksi jahat AJ.

AJ semula datang ke Lapas tersebut dengan seorang wanita berinisial JE (17). Di Lapas itu, dua orang ini ingin mengunjungi salah seorang warga binaan berinisial FI, dan masuk dalam jadwal kunjungan sesi kedua yaitu pukul 13.00 WIB - pukul 14.00 WIB.

Gelagat AJ, saat memasuki pintu pertama pemeriksaan memang sudah mencurigakan dan menyerupai orang sedang mabuk. Petugas pintu depan, langsung memeriksa AJ dengan metal detector, dan dibagian nasi bungkus itu langsung berbunyi.

Awalnya bunyi yang keluar dari nasi bungkus itu sebuah benda logam. Namun setelah dilakukan penggeledahan lebih lanjut, petugas menjumpai satu strip obat yang diduga untuk mabuk. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help