Begini Nasib Jaksa Penuntut Hukuman Mati Antasari Sekarang

"Saat ini saya tidak begitu mengikuti hukum di negeri ini. Saya saat ini lebih banyak bergaul dengan teman-teman.." ujar Cirus Sinaga.

Begini Nasib Jaksa Penuntut Hukuman Mati Antasari Sekarang
Tribun Medan/Tommy
Cirus Sinaga, mantan Jaksa penuntut Antasari Ashar, saat ditemui Tribun-medan.com di Jalan Panji Sibura-bura Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumut, Jumat (14/7/2017). 

BANGKAPOS.COM, SIDIKALANG - Pada 19 Januari 2010, mantan Ketua KPK Antasari Azhar dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum yang dipimpin Cirus Sinaga.

Jaksa menganggap Antasari terbukti terlibat bersama-sama terdakwa lain membunuh Nasrudin.

Pada 11 Februari 2010, Antasari divonis 18 tahun penjara oleh majelis hakim yang dipimpin Herry Swantoro dengan anggota Nugroho Setiadji dan Prasetyo Ibnu Asmara.

Setelah itu, ternyata jaksa Cirus terseret ke pengadilan karena diduga merekayasa berkas perkara Gayus dalam kasus penanganan pajak PT Surya Alam Tunggal yang disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang awal 2010 lalu.

Setelah itu, Cirus pun seperti menghilang. Bagaimana nasibnya sekarang?

Tribun-medan.com berkesempatan bertemua dengan Cirus Sinaga di Jalan Panji Sibura-bura Sidikalang. Cirus lebih suka diajak berbicara tentang kesibukannya saat ini.

"Saat ini saya tidak begitu mengikuti hukum di negeri ini. Saya saat ini lebih banyak bergaul dengan teman-teman yang seumuran dengan saya berbicara layaknya orangtua," ujarnya, Jumat (14/7/2017).

Saat bertemu Cirus, ia mengenakan jas berwarna abu-abu. Jarinya juga tampak bergetar saat menghisap rokok.

Cirus juga berkali-kali mengoleskan minyak cengkeh ke rokok. Cirus yang mengenakan topi berwarna putih harus dipapah saat berjalan.

Ia dipapah oleh anak laki-lakinya. Tak hanya itu, kaki Cirus juga menggunakan perban.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved