BangkaPos/

Musibah Banjir Belitung

Dinas PUPR Mulai Mendata Infrastruktur Rusak Akibat Banjir

Hasanudin menilai berdasarkan pengamatannya banjir ini terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi mencapai 330 milimeter

Dinas PUPR Mulai Mendata Infrastruktur Rusak Akibat Banjir
Bangka Pos/Krisyanidayati
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Hasanudin.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Hasanudin mengatakan  tim masih terus melakukan perbaikan dan upaya pasca banjir yang terjadi di Pulau Belitung.

Namun pihaknya terkendala pasalnya belum semua air surut.

"Beberapa ruas jalan ada yang sudah surut airnya, memang ada satu jembatan yang roboh, untuk sementara ke Belitung sudah bisa dilalui mulai dari jam 2 dini hari (senin-red) melalui jalan APBN, dari Tanjung Pandan melalui Simpang Renggiang ke Manggar, kalau jalan provinsi belum bisa dilalui karena ada beberapa lokasi yang tegenang air dan beberapa longsor yang segera diperbaiki," katanya, Senin (17/7/2017).

Disinggung penyebab banjir, Hasanudin menilai berdasarkan pengamatannya banjir ini terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi mencapai 330 milimeter selama dua hari berturut, dan merupakan hujan terbesar setelah dua puluh tahun.

"Ditambah lagi air pasang sehingga air gak bisa keluar, kalau saluran saya lihat di Belitung bagus salurannya, karena begitu hujan tidak turun air surut langsung kering, tetapi kalau di Beltim karena memang dataran lebih rendah," katanya.

Hasan juga menyebutkan, perlunya dilakukan normalisasi sungai di beberapa sungai yang ada di Beltim, karena beberapa sungai ini pun mengalami sedimentasi yang cukup tinggi, bisa juga dikarenakan aktivitas tambang jauh sebelumnya.

"Ada satu jembatan yang roboh, tapi memang itu sudah masuk dalam anggaran kita, jadi enggak masalah. Ada memang sungai yang dangkal, makanya setelah ini kita juga akan melakukan normalisasi sungai," tutupnya. 

Penulis: krisyanidayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help