BangkaPos/

Dipecat Sebagai Polisi, Mardianto Sempat Jadi Security Lalu Bisnis Narkoba

Sebelum memilih terjun ke dunia narkoba, Dian sempat bekerja menjadi security di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta

Dipecat Sebagai Polisi, Mardianto Sempat Jadi Security Lalu Bisnis Narkoba
Bangkapos/ Anthoni
Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi S.IK, di dampingi kasat narkoba AKP Andri Eko Setiawan S.IK menunjukkan barang bukti narkoba dari enam tersangka pada konfrensi pers di gedung catur prasetya Polres Babar, senin (17/7/2017) siang 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mardianto alias Dian mengaku tak tergiur keuntungan besar berkecimpung dan menggeluti bisnis narkoba.

Baginya, hal tersebut hanya sebagai pekerjaan sampingan.

Awalnya, mantan anggota Polres Jakarta Barat itu, tak pernah kepikiran berkecimpung dalam bisnis narkoba.

Namun Dian mengaku sempat down dan patah arah. Terlebih pasca di pecat dari anggota Polri tahun 2005 lalu membuat Dian nyaris patah arah.

Sebelum memilih terjun ke dunia narkoba, Dian sempat bekerja menjadi security di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta.

Namun pendapatan sebagai security dinilai tak mampu menopang kehidupan keluarga. Dirinya pun akhirnya memilih hijrah ke Tempilang.

Di Tempilang Dian tak mempunyai pekerjaan tetap. Kondisi ini semakin membuatnya tertekan hingga nekat menjadi pengedar narkoba.

" Bukan karena untung yang besar, cuma untuk sampingan saja, asal dapat pakai barang gratis. Tadinya saya tidak kepikir sampai seperti ini. Kemarin sempat jadi security di Jakarta," ujar Dian disela-sela konfrensi pers di gedung catur prasetya Polres Babar, Senin (17/7/2017).(*)

Penulis: oni
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help