BangkaPos/

Edison Taher: "Orang Tua Jangan Memaksakan Anaknya Masuk ke Sekolah Negeri"

Diketahui jumlah tamatan Sekolah Dasar (SD) Kota Pangkalpinang sebanyak 3.500 lebih tak dapat tertampung di 24 sekolah tingkat SMP

Edison Taher:
Bangkapos/Zulkodri
Edison Taher 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang Edison Taher menghimbau agar anak-anak dan orang tua bersabar apabila anaknya belum diterima di SMP Negeri.

Sebabnya dalam satu minggu ini jajaran Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang tengah berkoordinasi dan mengevaluasi sekolah-sekolah swasta lain yang masih memiliki kuota penerimaan siswa baru tahun ajaran 2017 ini.

Diketahui jumlah tamatan Sekolah Dasar (SD) Kota Pangkalpinang sebanyak 3.500 lebih tak dapat tertampung di 24 sekolah tingkat SMP Negeri dan Swasta.

Jumlah ini lebih banyak dibanding kuota PPDB siswa SMP Pangkalpinang yang hanya berkisar untuk 3.400 siswa. Ini berarti ada 100 lebih siswa yang belum mendapatkan sekolah tingkat SMP.

"Kami tetap cari solusi untuk kelebihan kuota ini, sabar-sabar dulu. Kita melihat formasi termasuk sekolah swasta. Intinya anak-anak di Pangkalpinang harus sekolah jangan sampai tidak. Ini masih suasana PPDB dan kami akan melihat kemampuan sekolah sesuai dengan batas yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan,"jelas Edison Taher saat dihubungi Bangka Pos, Senin (17/7).

Tak dipungkiri, kini orang tua mengincar sekolah negeri karena alasan biaya dan kesulitan transportasi.

Namun Edison menuturkan agar orang tua tidak takut menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. Sebabnya sekolah swasta juga dibantu dari Dana BOS oleh pemerintah, terlebih bagi keluarga tidak mampu juga disiapkan beasiswa.

"Orang tua jangan memaksakan anaknya masuk ke sekolah negeri karena sekolah swasta dan negeri dana bantuannya hampir sama. Kita harus pikirkan juga kalau menambah ruang kelas SMP Negeri karena harus memperhatikan sekolah swasta. Belum lagi harus menambah guru padahal saat ini kita kekurangan guru," pungkasnya.(*)

Penulis: Dhina Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help