BangkaPos/

Malangnya Nasib Si Upin, Sejak Dalam Kandungan Sudah Ditinggal Pergi Bapaknya

Laki-laki itu memang dulu sempat menikahi saya saat saya masih berusia 16 tahun. Waktu itu saya hanya dinikahi siri

Malangnya Nasib Si Upin, Sejak Dalam Kandungan Sudah Ditinggal Pergi Bapaknya
Istimewa
Upin, bocah baru berusia 4 bulan saat dikunjungi rombongan KPAD Babel di kediamannya di Desa Tanjung Gunung. 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sesekali bayi itu mencoba menggerak-gerakan tubuhnya meski terlihat cuma kedua tangan dan kakinya yang lebih dominan bergerak-gerak, namun akhirnya bayi itu berhasil membalik badannya yang cukup mungil itu.

Sang bayi  itu spontan melemparkan senyumnya seolah-olah menghilangkan  kepenatan di siang hari ketika rombongan ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah Provinsi Bangka Belitung (KPAD Provinsi Babel) mengunjungi kediaman sang bayi itu di Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (17/7/2017) siang.

Dalam kondisi terlungkup di atas lantai kediamannya bayi itu sebut saja Upin masih seketika saja menggerak-gerakan badannya termasuk tangan dan kakinya namun lagi-lagi bocah itu melepaskan senyumnya di hadapan rombongan ketua KPAD Provinsi Babel.

"Sejak usia 8 bulan dalam kandungan anak ini sudah ditinggal pergi bapaknya, saya sangat kasihan dengan anak ini," kata nenek Upin di hadapan rombongan KPAD Provinsi Babel saat itu turut pula hadir dua orang komisioner, Anak Berhadapan dengan Hukum, Biar M Yamin MH dan Pornografi & Cyber Crime KPAD Babel, Yuli Sistriani SPd.

Menurut keterangan orang tua bayi  itu sebut saja Mawar (17) jika dirinya mengaku telah mengaku sebagai korban penipuan dari seorang laki-laki berinisial In (23) warga Desa Tanjung Gunung yang kini telah meninggalkan ia bersama seorang anaknya yang masih berusia 4 bulan.

"Laki-laki itu memang dulu sempat menikahi saya saat saya masih berusia 16 tahun. Waktu itu saya hanya dinikahi siri olehnya" terang Mawar di hadapan ketua KPAD Provinsi Babel.

Namun sejak ia hamil atau kandungan ia masih berusia 8 bulan, In selaku laki-laki yang disebutnya sang suaminya itu justru kini telah pergi meninggalkan ia dan seorang buah hatinya.

"Saya juga bingung nanti bagaimana nasib anak saya ini ke depan. Sebab saya sendiri tidak punya pekerjaan tetap," katanya.

Lebih lagi menyakitkan setelah diketahuinya justru In kini telah memiliki istri lagi selain dirinya, padahal dulu yang diketahui olehnya In meninggalkan ia dan anaknya selama ini pergi ke pulau Buton.

Halaman
12
Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help