BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Pencabutan Perbup Airtungket Usnen Sebut Eksekutif Eksekutornya

Namun waktu itu (Saat Rapat Banmus sebelumnya), Sekda mengatakan permasalahan Airtungket sudah final karena sudah ada surat

Pencabutan Perbup Airtungket Usnen Sebut Eksekutif Eksekutornya
Bangkapos/Nurhayati
Pengurus DPC PDIP Kabupaten Bangka Usnen 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ketua Komisi I DPRD Bangka, H Usnen mengakui, rapat pertemuan pembahasan wilayah Perbup soal Airtungket di Kantor DPRD Bangka, Senin (17/7/2017), tak menghasilkan keputusan apa-apa.

Alasannya, pengambil kebijakan, Bupati maupun Sekda Bangka, tak hadir memenuhi udangan rapat.

"Memang permasalahan itu sudah lama dilaporkan mereka (Pihak Desa Cit) ke Lembaga DPRD Bangka. Namun karena ini sudah ada surat keputusan (Perbup 2016) dari Bupati Bangka, sehingga saya bawa persoalan itu ke rapat di Banmus (DPRD Bangka) agar lembaga ini lebih intens memperhatikan permasalahan yang bekaitan dengan masyarakat," kata Usnen, Ketua Komisi I DPRD Bangka, Senin (17/7/2017),

Pernyataan ini diutarakan Usnen, usai memimpin petermuan dengan Perwakilan Desa Cit-Desa Mapur, Pihak Kecamatan Riausilip, Pemdes-Biro Hukum Pemkab Bangka, Senin (17/7/2017). Sebelumnya kata Usnen, Komisi DPRD Bangka pernah mengundang Sekda Bangka Ferry Insani di Rapat Banmus Dewan.

"Namun waktu itu (Saat Rapat Banmus sebelumnya), Sekda mengatakan permasalahan Airtungket sudah final karena sudah ada surat keputusan bupati (Perbup)," katanya.

Dari pernyataan Sekda Bangka ketika itu, Usnen menarik kesimpulan bahwa Pemkab Bangka tak mau mencabut Perbup yang sudah dibuat terkait Airtungket.

"Artinya menurut Sekda, waktu itu, masyarakat Desa Cit tidak bisa lagi untuk menarik kembali usulan mereka (mengambil kembali Airtungket)," katanya.

Usnen merasa pernyataan Sekda Bangka Ferry Insani yang menyatakan Perbup sudah final dan tak dapat dtarik kembal, kurang bijak.

"Setahu kita, yang final itu hanyalah Kitap Suci. Kalau hal-hal yang berkaitan dengan keputusan, apalagi kita tinjau dengan latar belakang banyak hal atau data yang belum akurat, maka saya pikir itu bisa diperjelas untuk SK atau peraturan selanjutnya," katanya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help